Operasi Pasar Disiapkan Jelang Idul Adha, Pemkot Cilegon Antisipasi Kenaikan Harga Cabai

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon berencana menggelar operasi pasar menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 yang jatuh pada 27 Mei mendatang.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang mulai mengalami kenaikan di sejumlah pasar di Kota Cilegon.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran.

“Menjelang Idul Adha ini kita terus cek kondisi harga-harga. Sekarang juga kita ada rapat inflasi daerah, makanya saya juga mau hadir,” ujar Didin saat ditemui awak media di lingkungan Kantor Pemerintah Kota Cilegon, Selasa, (19/5/2026).

Menurutnya, Pemkot Cilegon sebelumnya telah melaksanakan operasi pasar di wilayah Grogol dan dalam waktu dekat akan kembali menggelar kegiatan serupa di beberapa titik lainnya.

“Kita juga sudah ada operasi pasar, kemarin di Grogol sudah. Rencana minggu-minggu ini kita akan ada operasi pasar lagi,” katanya.

Didin menjelaskan, kenaikan harga sejumlah komoditas dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya kenaikan harga bahan kemasan plastik yang berdampak pada produk seperti minyak goreng kemasan.

“Mungkin ada kenaikan karena plastiknya naik. Bahan pokok yang kemasannya dari plastik pasti ada kenaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Cilegon juga akan melakukan koordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri melalui rapat virtual guna membahas langkah antisipasi menghadapi Idul Adha.

“Nanti kita ada zoom meeting dengan Kemendagri untuk menyikapi kondisi kenaikan menjelang Idul Adha,” ungkapnya.

Selain itu, Didin menyebut komoditas yang biasanya mengalami lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan di antaranya cabai merah, bawang, daging, dan telur.

“Biasanya yang naik itu cabai merah. Mau lebaran juga biasanya naik. Kalau telur masih aman, kemarin di kisaran Rp26 ribu sampai Rp28 ribu. Biasanya yang naik itu daging, cabai, bawang, dan telur,” tuturnya.

Didin menambahkan, operasi pasar rencananya akan dilakukan di sejumlah kecamatan dan kelurahan dengan menyesuaikan kondisi kebutuhan masyarakat.

“Operasi pasar nanti di setiap kecamatan dan kelurahan. Nanti kita lihat kondisi, kita rapatkan dulu kira-kira di mana yang paling pas,” tandasnya. ***

Comments (0)
Add Comment