Dinilai Berdedikasi Tinggi, Walikota Cilegon Usulkan Nama Ismatullah untuk Gedung Perpusda

CILEGON  — Walikota Cilegon, Robinsar, mengusulkan agar Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Cilegon diberi nama “Haji Ismatullah”.

Usulan ini disampaikan langsung saat membuka Festival Literasi sekaligus meresmikan gedung Perpusda Kota Cilegon, Selasa (19/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Robinsar meminta Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera memproses perubahan nama gedung.

Ia bahkan menyatakan siap menandatangani Surat Keputusan (SK) perubahan nama pada hari yang sama.

“Pak Sekda, izin. Kalau bisa namanya diganti saja menjadi Gedung Perpustakaan Daerah Haji Ismatullah. Ini serius, jadi nanti tolong diganti, Pak. Kalau perlu, SK-nya saya tanda tangan hari ini,” ujar Robinsar.

Menurut Robinsar, usulan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menilai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon itu merupakan figur yang memiliki dedikasi dan etos kerja tinggi dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai aparatur pemerintah.

“Beliau ini betul-betul perjuangannya luar biasa,” kata Robinsar mengapresiasi kinerja Ismatullah.

Robinsar menambahkan, keberhasilan kerja tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi juga oleh kerja keras dan kesungguhan dalam menjalankan amanah.

Ia berharap Ismatullah bisa menjadi teladan bagi pegawai lain di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.

“Ada kerja keras, ada effort, dan kesungguhan agar target tercapai. Itu yang saya lihat dari Pak Ismat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon, Ismatullah, menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan spontan dari Walikota tersebut.

“Ini bukan sesuatu yang direncanakan. Saya atas nama pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pak Wali,” ujar mantan Kepala Dindikbud Kota Cilegon tersebut.

Ismatullah berharap penghargaan ini dapat memotivasi para kepala dinas dan aparatur pemerintah lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menjawab tantangan pimpinan daerah untuk meningkatkan angka kunjungan masyarakat ke perpustakaan, Ismatullah menyatakan kesiapannya melalui berbagai program yang inovatif dan inklusif.

Saat ini, pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas di Kota Cilegon, mulai dari penulis, sastrawan, hingga budayawan.

“Tantangan yang diberikan adalah meningkatkan kunjungan perpustakaan. Siap, insyaallah. Kami ingin gedung ini diberdayakan untuk seluruh komponen masyarakat, bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang kreativitas,” pungkasnya. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment