CILEGON – Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon menggelar Parent Teacher Learning Programme (PTLP) bagi orang tua murid KB/TK Bosowa Al Azhar Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi wadah bagi sekolah dan orang tua untuk membangun pemahaman bersama mengenai proses belajar serta pendampingan tumbuh kembang anak usia dini.
PTLP merupakan program yang mempertemukan orang tua dan guru dalam satu ruang pembelajaran dan komunikasi.
Melalui kegiatan ini, orang tua tidak hanya memperoleh informasi mengenai proses pendidikan anak di sekolah, tetapi juga diajak memahami pentingnya peran keluarga dalam memberikan pendampingan yang selaras dengan pembelajaran dan pembentukan karakter yang diterapkan di sekolah.
Kegiatan dihadiri oleh orang tua murid KB/TK Bosowa Al Azhar Tahun Ajaran 2026/2027. Rangkaian PTLP berlangsung melalui pemaparan materi yang disampaikan kepada orang tua, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi.
Sesi tersebut memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menyampaikan pertanyaan, berbagi perhatian, serta memperoleh penjelasan secara langsung terkait hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan perkembangan anak.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung khidmat sekaligus interaktif. Para orang tua mengikuti pemaparan materi dengan antusias dan terlibat aktif dalam sesi diskusi.
Respons tersebut menunjukkan adanya perhatian dan kepedulian orang tua terhadap proses pendidikan anak sejak usia dini.
CAO Bosowa Al Azhar, Eko Ariyanto, mengapresiasi keterlibatan orang tua dalam kegiatan PTLP. Menurutnya, kehadiran orang tua dalam program seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan langkah antara sekolah dan keluarga.
“Kami sangat antusias melihat respons orang tua murid kepada sekolah melalui kegiatan PTLP ini. Antusiasme dan keterlibatan orang tua menunjukkan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Ketika sekolah dan orang tua memiliki pemahaman yang sejalan, proses mendampingi anak untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan potensinya dapat berjalan lebih optimal,” ujar Eko Ariyanto.
Lebih dari sekadar kegiatan penyampaian materi, PTLP menjadi ruang komunikasi dua arah antara sekolah dan orang tua.
Melalui interaksi tersebut, sekolah dapat menyampaikan pendekatan pembelajaran yang diterapkan, sementara orang tua memiliki ruang untuk memahami sekaligus mendiskusikan kebutuhan anak dalam proses tumbuh kembangnya.
Sinergi tersebut menjadi semakin penting pada jenjang KB/TK,ketika anak sedang berada pada tahap awal pembentukan kebiasaan, karakter, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta berbagai potensi dasar yang perlu terus mendapatkan stimulasi dan pendampingan secara konsisten.
Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon berkomitmen untuk terus membangun kemitraan bersama orang tua sebagai bagian dari ekosistem pendidikan anak.
Melalui PTLP, sekolah berharap komunikasi antara guru dan orang tua semakin terbuka, sehingga pendampingan yang diberikan kepada anak dapat berjalan selaras antara lingkungan sekolah dan keluarga.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata KB/TK Bosowa Al Azhar dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada proses belajar di kelas, tetapi juga melibatkan orang tua sebagai mitra penting dalam mendukung tumbuh kembang dan potensi terbaik setiap anak.***