Tingkatkan Kompetensi Guru, SMP dan SMA Bosowa Al Azhar Cilegon Gelar Workshop Pembelajaran Interaktif

CILEGON – Sebagai upaya memperkuat kompetensi tenaga pendidik dan meningkatkan mutu pembelajaran, SMP dan SMA Bosowa Al Azhar Cilegon menggelar Workshop Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Metode Pembelajaran Interaktif di lingkungan Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMP dan SMA Bosowa Al Azhar dengan menghadirkan Ibu Nurbadriyah, M.Pd., selaku Pengawas SMA Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, sebagai narasumber.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi dan profesionalisme guru.

Workshop dirancang untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai penerapan metode pembelajaran interaktif yang mampu menciptakan suasana belajar lebih aktif, komunikatif, kreatif, dan menyenangkan bagi murid.

Dalam penyampaian materinya, Ibu Nurbadriyah, M.Pd. memberikan penguatan mengenai pentingnya transformasi pembelajaran dari metode konvensional yang cenderung berpusat pada guru menuju pembelajaran yang lebih berpusat pada murid (student-centered learning).

Guru diharapkan mampu membangun suasana kelas yang mendorong murid untuk aktif bertanya, menyampaikan pendapat, berdiskusi, bekerja sama, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Selain penguatan konsep pembelajaran interaktif, workshop ini juga menjadi kesempatan bagi para guru untuk mengevaluasi dan memperkaya strategi mengajar yang selama ini diterapkan di kelas.

Melalui pendekatan pembelajaran yang lebih variatif, guru diharapkan mampu menyesuaikan metode penyampaian materi dengan kebutuhan, karakteristik, dan kemampuan peserta didik sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan bermakna.

Kehadiran Ibu Nurbadriyah, M.Pd. sebagai Pengawas SMA Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, juga memberikan perspektif penguatan mutu pendidikan, khususnya dalam mendorong guru untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogik dan melakukan inovasi dalam pembelajaran.

Hal ini sejalan dengan kebutuhan dunia pendidikan yang terus berkembang dan menuntut pendidik untuk adaptif terhadap berbagai pendekatan pembelajaran.

Chief Academic Officer (CAO) Bosowa Al Azhar Cilegon, Eko Ariyanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut.

Ia menilai kegiatan pengembangan kompetensi guru merupakan salah satu langkah positif yang perlu terus dilakukan untuk mendukung kemajuan dan peningkatan kualitas sekolah.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurut saya, workshop seperti ini merupakan salah satu langkah positif untuk kemajuan sekolah. Kualitas pendidikan tidak terlepas dari kualitas guru dalam menghadirkan pembelajaran yang baik bagi peserta didik.

Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan agar para pendidik memiliki wawasan, kemampuan, dan kreativitas dalam mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa,” ungkap Eko Ariyanto.

Ia juga berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh melalui workshop ini tidak hanya menjadi tambahan wawasan, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, baik di tingkat SMP maupun SMA.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan sumber daya manusia.

Dengan guru yang kompeten, kreatif, dan inovatif, diharapkan tercipta pengalaman pembelajaran yang lebih berkualitas serta mampu mendukung lahirnya generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***

GuruSMP Bosowa Al Azhar CilegonWorkshop pembelajaran interaktif
Comments (0)
Add Comment