TMMD ke-128 Jadi Bukti Kolaborasi, Kodim Cilegon Gendeng Industri untuk Bedah 10 Rutilahu

CILEGON – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 kembali menunjukkan sinergi nyata antara TNI, pemerintah, dan sektor industri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu wujudnya adalah rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

PadaKamis (23/4/2026), sebanyak tiga unit rumah mulai direhabilitasi. Secara keseluruhan, terdapat 10 rutilahu yang menjadi sasaran bantuan dalam program TMMD tahun ini.

Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, mengatakan bahwa keterlibatan dunia industri menjadi kekuatan penting dalam mendukung program tersebut.

Salah satunya adalah partisipasi Krakatau Steel Group sebagai perusahaan BUMN yang telah lama beroperasi di Kota Cilegon.

“Kota Cilegon merupakan kota industri. Kehadiran BUMN seperti Krakatau Steel diharapkan dapat turut berkontribusi dalam memperbaiki rumah masyarakat yang tidak layak huni. Kita bersama-sama memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, program TMMD tidak hanya melibatkan TNI, tetapi juga pemerintah daerah, Polri, serta sektor industri, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong kepedulian berbagai lapisan terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.

“Ini adalah bentuk kolaborasi dan kepedulian bersama, termasuk dari Krakatau Steel, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Adapun rumah yang saat ini direhabilitasi di antaranya milik Ati, Jumlah, dan Sandi. Proses penentuan penerima bantuan dilakukan melalui pendataan dan verifikasi agar tepat sasaran.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Sandi (25), warga Link Serut, Kelurahan Mekarsari, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kodim Cilegon. Rumah saya akhirnya mendapat bantuan,” kata Sandi.

Ia menuturkan, sebelumnya informasi program tersebut diperoleh dari RT setempat, kemudian dilakukan survei oleh pihak TNI.

“Alhamdulillah, rumah kami yang sudah lama dalam kondisi seadanya akhirnya mendapat perhatian,” ujarnya.***

Comments (0)
Add Comment