Waduh, Warga Cilegon Temukan Ribuan Kartu KIP dan KUSUKA di Lapak Rongsok

 

CILEGON — Seorang warga Kota Cilegon menemukan ribuan kartu bantuan pemerintah berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) di sebuah lapak rongsok.

Warga yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan, temuan tersebut bermula dari informasi yang ia terima mengenai adanya tumpukan kartu di salah satu lapak rongsok di wilayah Cilegon.

Ia kemudian mendatangi lokasi dan memastikan keberadaan kartu-kartu tersebut.

“Begitu dapat informasi, saya langsung ke lokasi. Kata pemilik rongsok, tiga karung kartu ini didapat dari seseorang yang tidak dikenal, bahkan disebut-sebut dikawal oleh oknum berseragam APH. Informasinya kartu-kartu ini hendak dimusnahkan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Ia mengaku langsung mengamankan seluruh karung berisi kartu tersebut karena khawatir disalahgunakan.

Menurutnya, jumlah kartu yang mencapai ribuan itu berpotensi menimbulkan persoalan serius jika jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Langsung saya amankan. Ini bahaya kalau sampai dibakar atau disalahgunakan begitu saja, jumlahnya ribuan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menjelaskan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) diperuntukkan bagi mahasiswa, sedangkan untuk jenjang SD dan SMP menggunakan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Kalau untuk SD dan SMP itu programnya PIP. KIP diperuntukkan bagi mahasiswa,” ujar Heni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kartu KIP yang ditemukan tersebut tercantum identitas penerima seperti nama dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta masa berlaku antara tahun 2017 hingga 2022.

Sementara pada kartu KUSUKA, tertera nama penerima, alamat, serta profesi sebagai pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait asal-usul maupun tujuan pemusnahan kartu-kartu tersebut.***

Comments (0)
Add Comment