CILEGON – Kunjungi Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0623/Cilegon, Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi, Mayjen Nugroho Budi Wiryanto minta Kodim membantu kesulitan masyarakat dari dampak Pandemi Covid-19.
Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengucapkan, dalam kunjungannya Mayjen Nugroho Budi Wiryanto tak hanya ke Cilegon, sebelumnya beliau dari Pandeglang ke Serang, lalu ke Cilegon.
“Memang ada kaitannya dengan Covid-19,” Kata Edi, usai menerima Pangdam di Makodim 0623/Cilegon, Rabu (2/9/2020).
Edi menjelaskan, Mayjen Nugroho Budi Wiryanto meminta dalam melaksanakan Inpres (Instruksi Presiden) No 6 tahun 2020 yang diturunkan menjadi Perwal (Peraturan Walikota) No 4 tahun 2020 oleh Walikota Cilegon, harus sabar, dan humanis.
“Jadi pesannya seperti itu, sudah kena pandemi. Jadi kami harus sabar tidak usah keras-keras,” jelas Edi.
Edi juga mengatakan, pihaknya harus bisa meningkatkan penerapan 3 M (Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan). Edi yakin, dirinya, Kapolres, dan Dandim bisa bersatu untuk menurunkan penyebaran Covid-19 di Cilegon.
“Jadi bagaimana trend di kota Cilegon ini tidak nambah nambah lagi,” Tegasnya.
Selain itu, ia juga mengatakan jika memang keadaan tidak memungkinkan, pihaknya akan segera menutup kembali aktivitas yang ada di Kota Cilegon selama 14 hari.
“Saya mau rapat siang ini, kalo itu memang cluster ya saya tutup, kami tunda dulu, CFD misalnya kami tunda dulu 2 minggu, terus perumnas itu mending ditutup dulu. Setelah rapat nanti ditentukan,” Ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon mengaku, sangat mendukung apa yang menjadi kebijakan Wali Kota Cilegon. Sebab, dalam penyebaran Pandemi Covid-19 Cilegon sudah masuk dalam zona orange.
“Kami akan memaksimalkan gugus tugas kami, gabungan TNI-Polri, Pemda, BPBD, Dinas terkait termasuk masyarakat yang ada untuk mengurangi Pandemi Covid-19 di Kota Cilegon,” Pungkasnya. (*/A.Laksono)