Wujudkan Aspirasi Masyarakat, Gubernur Banten Siap Bangun Jalan Nyikambangan Cilegon Yang Puluhan Tahun Rusak Parah

 

CILEGON – Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni memastikan pembangunan jalan di Lingkungan Nyikambangan, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, yang telah mengalami kerusakan parah selama puluhan tahun.

Kepastian tersebut disampaikan Andra Soni saat meninjau langsung kondisi jalan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Banten, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota DPRD.

Selama ini, penanganan jalan tersebut terkendala aturan dan kewenangan karena lokasinya beririsan dengan saluran irigasi Balai Besar Provinsi Banten.

“Ini bagian dari aspirasi masyarakat. Ada jalan sepanjang 1,4 kilometer yang beririsan dengan saluran irigasi. Sekaligus kami meninjau kondisi irigasinya agar dapat dibangun sinergi dengan balai besar untuk penanganan bersama,” ujarnya.

Menurut Andra, perbaikan jalan juga penting untuk mengurangi potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut akibat meluapnya saluran irigasi.

“Wilayah ini sering terdampak banjir, salah satu penyebabnya meluapnya air irigasi. Karena itu, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, komunikasi dengan pihak balai besar terkait pengelolaan irigasi berjalan baik dan akan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Ini merupakan komitmen pemerintah. Jalan ini akan dibangun sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 4 meter. Selain itu, aspirasi masyarakat terkait penerangan jalan juga akan kami komunikasikan dengan stakeholder terkait,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan menyampaikan, pembangunan jalan tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada akhir Mei 2026.

“Ini merupakan usulan pembangunan satu ruas jalan di Kota Cilegon. Insya Allah akhir Mei sudah mulai dilaksanakan, dengan anggaran sekitar Rp3,4 miliar untuk panjang 1,4 kilometer, termasuk perbaikan irigasi guna mencegah banjir,” ujarnya.

Ia menegaskan, konstruksi jalan akan menggunakan beton guna memastikan ketahanan dan kualitas infrastruktur dalam jangka panjang.

“Dengan anggaran tersebut, konstruksi dipastikan menggunakan beton agar lebih kuat dan tahan lama,” katanya.

Dalam kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Banten juga menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat setempat, meliputi bantuan pendidikan, keagamaan, serta paket sembako.***

Comments (0)
Add Comment