SERANG — Sebanyak 437 anggota kontingen Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Kontingen yang terdiri dari anggota Pramuka dari berbagai kabupaten/kota dan sekolah di Provinsi Banten tersebut akan mengikuti rangkaian Jamnas XII yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan di halaman Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani bersama Ketua Kwarda Banten Suwaib Amiruddin.
Mewakili Gubernur Banten Andra Soni selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, keberangkatan ratusan anggota Pramuka tersebut menjadi momentum penting untuk membawa nama Provinsi Banten dalam kegiatan nasional.
“Ya, ini melepas kurang lebih 400 kontingen Banten menuju Jamnas XII di Jakarta. Ini adalah kegiatan rutin yang telah kita lakukan sebagai pesta Pramuka se-Indonesia,” ujar Ahmad Syaukani yang akrab disapa Oni.
Menurutnya, pelepasan secara langsung diharapkan mampu menambah motivasi dan semangat para peserta sebelum mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII.
Ia juga berpesan agar para peserta menjaga nama baik Banten serta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperoleh pengalaman dan wawasan baru.
“Harapannya membawa pengalaman yang baik, kemudian juga mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional,” katanya.
Oni menambahkan, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, berintegritas dan memiliki jiwa pengabdian.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknologi.
“Teknologi dapat menggantikan banyak pekerjaan, tetapi teknologi tidak akan pernah menggantikan karakter, dan karakter itulah yang dibangun salah satunya oleh Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan kepramukaan juga menjadi sarana untuk mendorong generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan, mencintai alam serta mengembangkan jiwa kewirausahaan.
“Pembangunan yang paling penting adalah membangun manusianya. Karena manusia yang berkarakter akan melahirkan pemerintahan yang bersih, manusia yang berintegritas akan melahirkan pembangunan yang berkelanjutan, dan manusia yang memiliki jiwa pengabdian akan membawa kemajuan bagi daerahnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Banten Suwaib Amiruddin meminta seluruh peserta Jamnas XII menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan memenuhi kebutuhan nutrisi selama berada di lokasi perkemahan.
Selain kesehatan, Suwaib juga mengingatkan peserta untuk menjaga kekompakan dan mengedepankan persaudaraan.
Ia meminta seluruh anggota kontingen tidak membedakan asal kabupaten maupun kota.
Menurutnya, seluruh peserta yang berangkat ke Jamnas XII merupakan satu kesatuan sebagai representasi Provinsi Banten.
“Jaga solidaritas, Banten tetap harus menjadi satu kesatuan yang kuat dan harus saling memperhatikan serta saling tolong-menolong. Jangan melihat apakah dari Pandeglang atau dari Cilegon, tapi jelasnya bahwa kita membawa nama Banten dan semua adalah bagian dari keluarga,” tegas Suwaib.
Ia berharap keikutsertaan kontingen Pramuka Banten dalam Jamnas XII 2026 tidak hanya menjadi ajang berkegiatan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk menempa diri, memperluas pergaulan, bertukar pengalaman, serta membawa pulang pengetahuan dan inspirasi baru.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan Gerakan Pramuka di Provinsi Banten setelah para peserta kembali ke daerah masing-masing.***