Wakil Ketua Fraksi Nasdem PSI, Ali Nurdin mengatakan respon Gubernur terhadap Raperda inisiasi DPRD terlalu absurd, padahal pada tahapan awal Biro Hukum yang mewakilinya pada saat Bapemperda telah hadir.
“Biro hukum terlibat, kita diskusikan kontennya, ketika pembahasan awal menerima itu biro hukum, sesuatu tidak mungkin di proses kalau tidak ada bahasan awal, Kita akan jawab hari Selasa saya yakin gubernur menerima,” katanya.
Kata Ali Nurdin, Pemprov Banten tidak bisa semena-menta dalam mengalokasikan anggaran jika tidak ada perda sebagai landasan hukum yang berlalu di daerah.
“Kalau mau mengalokasikan anggaran kalau enggak ada perda enggak bisa, memberi fasilitasi aula atau MCK atau sanitasi pesantren, kalau ada perda enak,” ujarnya.
Menurutnya, terkiat dengan desa, zakat dan juga pondes di Banten perlu ada perhatian lebih dari pemerintah.
“Di Banten sangat luar biasa terhadap pesantren, jangan-jangan pesantren kita terbesar Provinsi harus hadir, kalaupun ada perubahan konten kita akan bahas itu,” ujarnya.
“Kalau zakat, PNS DPRD dan lainnya kita bisa ambil zakatnya, biar kita hadir terhadap pengelolaan zakat dan itu untuk pemberdayaan masyarkat. Pemberdayaan masyarkat desa ada UU yang yang selama kita berikan ternyata masih banyak kebutuhan lain di desa, ada 1 desa kita harus hadir disitu banyak pemberdayaan lainya yang bisa hadir,” sambungnya.
Dirinya berharap, Gubernur Banten dapat menerima demi kebaikan rakyat Banten.
“Kebetulan saya ketemu dengan FSPP tadi, saya sampaikan agar ada komunikasi dengan Gubernur urgensinya Perda Ponpes, PDIP juga akan audiensi juga dengan FSPP rencananya,” ujarnya.
Ketua Fraksi PDIP, Muhlis mengatakan hal yang sama dengan fraksi lain, menurutnya pada saat harmonisasi di Bapemperda pihak eksekutif tidak menolaknya. Dirinya juga merasa heran atas pandangan dari Gubernur Banten yang seakan-akan menolak Raperda tersebut.
“Kan proses Raperda ada harmonisasi di Bapamperda, kok ini baru sekarang. Kalau enggak penting gak di undangkan seperti Jawa barat. Ini keberpihakan Pemerintah terhadap ponpes dan lainnya,” katanya.