PANDEGLANG — Operasi pencarian terhadap kapal speedboat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda memasuki hari ketujuh.
Tim SAR gabungan mengerahkan 19 armada (18 kapal laut dan 1 helikopter HR 3604 Basarnas) untuk menyisir area seluas 6.649 nautical mile (NM) persegi, meliputi 4.586 NM² wilayah perairan dan 2.063 NM² pemantauan udara.
Kasi Ops Basarnas Banten, Rizky Dwiyanto, menjelaskan bahwa fokus utama pencarian 8 korban yang terdiri dari 5 jurnalis, 2 kru kapal, dan 1 guide dipusatkan di Sektor X dengan menerjunkan 11 kapal laut.
“Untuk Sektor X, karena di wilayah tersebut terdapat beberapa temuan dari mulai hari ketiga hingga kemarin, kita lakukan penyisiran ulang dan lebih fokus. Makanya kita perbanyak alut di wilayah tersebut,” ujar Rizky, Senin, (14/9/2026).
Kondisi Cuaca dan Gunung Anak Krakatau menurut BMKG: Cuaca diperkirakan berawan, angin 5–20 knot ke tenggara, dan gelombang laut 0,5–2,5 meter menuju timur laut. Dan PVMBG: Gunung Anak Krakatau berstatus Level III (Siaga), tetapi dipastikan aman tanpa tanda-tanda erupsi susulan.
Pencarian dibagi ke 6 Sektor Pencarian diantaranya : Sektor X (831 NM²): Disisir ulang 11 kapal (KN SAR Tatuka, RIB 02 Banten, KRI Lauser, RBB Pulau Peucang, KP Urcerhan, dan 6 unit kapal patroli: KP 2016, 2013, 1003, 1012, 1010, 1007).
Sektor Z (512 NM²): KN SAR Basudewa.
Sektor V (1.182 NM²): KRI Teluk Gilimanuk.
Sektor W (1.167 NM²): KRI Lepuh, KAL Anyar, dan KN SAR Antasena.
Sektor U (481 NM²): KP Sanjaya.
Sektor Y (413 NM²): RIB 02 Kantor SAR Lampung.
Sektor H Udara (2.063 NM²): Helikopter HR 3604 Basarnas.
Pencarian jalur darat turut digencarkan di sepanjang Pantai Carita hingga Pantai Anyar, serta pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau seperti Pulau Sertung, Pulau Rakata Besar, dan Pulau Panjang.
Namun, Rizky menyebut penyisiran area bawah laut (penyelaman) belum bisa dilakukan karena pertimbangan risiko yang terlalu tinggi.
Hasil pelaksanaan dan evaluasi di hari ketujuh ini akan menjadi penentu apakah operasi SAR Selat Sunda resmi dihentikan atau diperpanjang.***