SERANG – Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang digelar di Banten dikabarkan berakhir ricuh.
Setelah pembukaan berlangsung lancar pada Jumat (10/7/2026) malam, keributan justru pecah saat sidang pleno pemilihan Ketua Umum BM PAN periode 2026–2031.
Menurut sumber dan video yang beredar, kericuhan di arena Kongres pecah pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kericuhan akibat protes peserta terjadi ketika proses sidang pleno berlangsung.
Situasi yang semula kondusif berubah memanas hingga memicu aksi saling dorong dan baku pukul antara peserta kongres.
Peristiwa tersebut juga terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial.
Rekaman video memperlihatkan ketegangan mulai dari akses masuk ballroom hingga ke dalam ruang sidang.
Dalam video itu terlihat dua kelompok massa terlibat aksi saling dorong. Rekaman juga memperlihatkan dugaan aksi pemukulan terhadap salah seorang peserta kongres di tengah memanasnya situasi.
Kondisi yang semakin tidak terkendali memaksa salah seorang peserta mengambil pengeras suara untuk menenangkan massa agar kericuhan tidak semakin meluas.
“BM PAN, BM PAN, tenang semua tenang, teman-teman,” kata salah seorang partisipan Kongres dalam video seperti dikutip, Senin (13/7/2026).
Sebelumnya, pembukaan Kongres VII BM PAN berlangsung tertib dan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, pada Jumat (10/7/2026) malam.
Malam pembukaan kongres juga diisi dengan sejumlah rangkaian hiburan, termasuk pertunjukan modern dance, penampilan musik band, dan DJ Party yang menjadi bagian dari agenda pembukaan kegiatan. (*/ARAS)