SERANG – Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (PERSIS) Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak dan membina para pendakwah.
Dalam waktu dekat, PW Persis Banten bersiap menggelar sebuah kegiatan pembinaan kader dakwah terpusat yang dikemas dalam acara bertajuk DU’AT CAMP Tahun 2026.
Berdasarkan surat undangan resmi bernomor 010/pan-pel/duat-camp/VII/2026, rangkaian kegiatan pembinaan ini akan diawali dengan sebuah seremoni pembukaan.
Acara pembukaan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada hari Jumat, 9 Safar 1448 H, atau yang bertepatan dengan 24 Juli 2026.
Panitia menetapkan bahwa kegiatan pembukaan ini akan mengambil tempat di lingkungan SMA Persis Serang.
Sesuai dengan jadwal yang telah disusun, acara akan dimulai pada sore hari, tepatnya pukul 15.30 WIB dan akan berlangsung hingga selesai.
Dalam rangka menyemarakkan dan menyukseskan agenda jamiyah ini, Panitia Pelaksana secara khusus memohon kehadiran para pimpinan di daerah.
Undangan resmi telah disebar kepada seluruh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Persis beserta para Ketua Otonom di tingkat cabang.
Melalui surat tersebut, panitia penyelenggara menegaskan bahwa kehadiran para pimpinan di tingkat cabang memiliki makna yang sangat penting.
Adapun Du’at Camp 2026 digelar selama 3 hari. Kegiatan yang berlangsung Jumat – Ahad, 24 – 26 Juli ini diikuti kader dai dan calon dai dari berbagai Pimpinan Cabang se-Banten.
Du’at Camp menjadi salah satu program kaderisasi PW Persis Banten untuk mencetak dai yang kuat secara ilmu, ruhiyah, dan keterampilan dakwah.
Berikut Rincian Rundown Kegiatan Du’at Camp 2026:
Hari 1: Jumat, 24 Juli 2026
1. 13.00 – 14.00: Registrasi dan Cek In | PJ: Sekretaris Panitia | Petugas: Himi/Hima
2. 14.00 – 15.15: Ta’aruf dan Arahan Panitia | MC: Rafli Majid | Pemateri: Ketua Panitia
3. 15.15 – 15.35: Shalat Ashar Berjamaah | Imam: Ust. Tb. Mujahidullah, S.H
4. 15.35 – 16.00: Pembukaan | Pembacaan Tata Tertib dan Ikrar
5. 16.00 – 17.30: Geo-Politik dan Dakwah Persis | Pemateri: Dr. H. Jeje Zaenudin, M.Ag | Moderator: Dr. Dadi Cahyadi, MM | MC: Rafli Majid
6. 17.30 – 19.30: Ishoma + Shalat Magrib & Isya Berjamaah
7. 19.30 – 21.20 : Survival Training| Pemateri: Ahmad Sayuti | MC: Dedi Dasa Putra
8. 21.20 – 22.00: Muhasabah dan Persiapan Qiyam | Pemateri: Ust. KH. Rahmat Jaelani | MC: Rafli Majid
Hari 2: Sabtu, 25 Juli 2026
1. 03.30 – 05.00: Qiyamullail dan Shalat Subuh Berjamaah | Imam: Ust. Tb. Mujahidullah, S.H
2. 05.00 – 06.00 : Kultum Subuh dan Tadabur Ayat | Pemateri: Ust. Aminullah
3. 06.00 – 07.00 : Olahraga dan Mandi | Penanggung Jawab: Ust. Aip Saipul Mikdar, M.Pd
4. 07.00 – 08.00: Sarapan Pagi | PJ: Seksi Konsumsi
5. 08.00 – 10.00: Public Speaking Da’i | Pemateri: Ust. H. Agus Nurdin Rosyad, P.HD | Moderator: Yayan Abriansyah, SM | MC: Ikmal Anshari
6. 10.00 – 12.00 : Simulasi Dakwah | Pemateri: Ust. H. Agus Nurdin Rosyad, P.HD | Moderator: Yayan Abriansyah, SM
7. 12.00 – 13.00 : Ishoma
8. 13.00 – 15.00 : Manhaj Dakwah: Prinsip dan Arah | Pemateri: Aip Saipul Mikdar, M.Pd | MC: Dedi Dasa Putra
9. 15.00 – 15.30 : Shalat Ashar Berjamaah
10. 15.30 – 17.00 : Urgensi Dakwah dan Peran Da’i | Pemateri: Ust. Drs. H. Nanang Hendrayatna, M.Pd | MC: Rafli Majid
11. 17.00 – 18.30 : Magrib dan Tilawah | Imam: Ust. Tb. Mujahidullah, S.H
12. 18.30 – 19.30 : Makan Malam | PJ: Seksi Konsumsi
13. 19.30 – 21.30 : Muhasabah Akbar “Emotional & Ruhiyah” | Pemateri: Dr. H. Deni Solehudin, S.Ag, M.Si
Hari 3: Ahad, 26 Juli 2026
1. 03.00 – 05.00 : Qiyamullail dan Shalat Subuh | Imam: Ust. Tb. Mujahidullah, S.H
2. 05.00 – 06.00 : Tadabur dan Kultum Peserta | Pemateri: Ust. Yunus – PC. Padarincang
3. 06.00 – 07.00 : Olahraga Ringan | Penanggung Jawab: Ust. Aip Saipul Mikdar
4. 07.00 – 08.00 : Sarapan Pagi | PJ: Seksi Konsumsi
5. 08.00 – 10.00 : Evaluasi dan Presentasi Peserta | Pemateri: Ketua Panitia
6. 10.00 – 11.00 : Peneguhan Komitmen Dakwah | Pemateri: Ust. H. Aspuri, SP. MM | Moderator: Ust. Cahyana
7. 11.00 – 12.00 : Penutupan dan Kepulangan | PJ: Ketua Panitia
Dari rundown tersebut, terlihat fokus utama Du’at Camp 2026 ada pada 3 aspek, yakni: keilmuan berupa Geo-Politik, Manhaj Dakwah, Urgensi Dakwah. Kedua Keterampilan berupa Public Speaking, Simulasi Dakwah, Survival Training. Ketiga mengenai Spritual: Qiyamullail, Muhasabah, Tadabur, Kultum.***