Sinergi BI dan Pemprov Banten Percepat Digitalisasi Ekonomi melalui FERBA dan QJI 2026

SERANG – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Banten kembali memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi ekonomi daerah melalui pembukaan Festival Rupiah Banten Jawara (FERBA) dan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026.

Mengusung tema “Banten Jawara, Rupiah Berdaulat, Ekonomi Digital Melesat”, festival ini menjadi wujud sinergi Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat Gerakan Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah sekaligus memperluas akseptasi transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Asisten Daerah III Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengapresiasi kolaborasi yang terus dibangun Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung penguatan ekonomi daerah.

Menurutnya, FERBA dan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia menjadi momentum strategis untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem pembayaran digital, memperluas penggunaan QRIS, memperkuat daya saing UMKM, serta mempromosikan kekayaan budaya dan kuliner khas Banten.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Agus Sumirat mengatakan, penyelenggaraan FERBA dan QJI 2026 merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi Rupiah, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran, memperkuat UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bank Indonesia Provinsi Banten juga menyerahkan dukungan kepada kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas komoditas strategis, khususnya cabai dan jagung.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Festival Rupiah Banten Jawara akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Mall of Serang (MOS).

Sementara itu, QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 digelar pada 10–13 Juli 2026 di enam daerah, yakni Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.

Berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, hingga hiburan disiapkan untuk masyarakat.

Salah satu agenda unggulan ialah CBP Rupiah Championship yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai jenjang pendidikan dan kelompok masyarakat.

Kompetisi tersebut meliputi lomba mewarnai tingkat TK dan SD, lomba dongeng tingkat SMP, pemilihan Duta Muda CBP Rupiah bagi mahasiswa dan masyarakat umum, Duta Guru CBP Rupiah, lomba karya kreatif tingkat SMA, serta Rupiah Talk bertema “Cerita yang Tak Tercetak di Buku Sejarah” bersama sejarawan Asep Kambali.

Selain itu, QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 dikemas melalui konsep amazing race dan kompetisi konten digital berupa vlog serta reels untuk mengampanyekan penggunaan QRIS kepada masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia juga memperkenalkan berbagai inovasi sistem pembayaran, seperti BI-FAST, Kartu Kredit Indonesia (KKI), edukasi pelindungan konsumen, keamanan siber, hingga pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Bank Indonesia berharap penyelenggaraan FERBA dan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat untuk mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah, memperluas penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari, serta mendorong masyarakat semakin bangga menggunakan produk lokal sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.***

Comments (0)
Add Comment