MADINAH – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M kini sudah memasuki gelombang dua kedatangan dan pendorongan jemaah haji menuju Makkah.
Sejumlah layanan haji yang diterima jemaah saat di Madinah, ada yang mendapat apresiasi, namun ada juga yang dikritik untuk dilakukan evaluasi.
Inspektorat Wilayah (Irwil) 2 Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) menerima langsung pengaduan dari jemaah terkait layanan yang tidak sesuai harapan.
Salah satu keluhan jemaah yakni mengenai layanan konsumsi. Ada sejumlah jemaah yang merasa kurang selera dengan makanan yang dibagikan dalam boks tersebut.
Menanggapi laporan tersebut, Inspektorat Kemenhaj langsung melakukan pengecekan dengan menemui jemaah.
“Kami cek ke lokasi, cicipi makanannya, dan bertanya ke jemaah satu kloter,” kata Inspektur Wilayah 2 Kemenhaj, Ade Muhtar, saat ditemui Media Center Haji, Minggu (10/5/2026).
Inspektur Wilayah 2 melakukan pengecekan di Sektor 3 Madinah pada Minggu (10/5/2026).
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa makanan yang disajikan layak konsumsi, hanya saja jemaah kemungkinan menginginkan adanya variasi.
Mengenai layanan kesehatan, Inspektur menyampaikan perbedaan suhu antara di Indonesia dengan Arab Saudi, menyebabkan jemaah jatuh sakit.
Banyaknya jemaah Indonesia dengan kategori lansia dan resiko tinggi kesehatan, tentu menjadi lebih sensitif dengan perubahan suhu.
Layanan kesehatan petugas haji Indonesia juga mendapatkan penilaian baik dari Inspektur.
Koordinasi antara petugas di sektor, kloter, dan klinik, dinilai berjalan dengan baik.
Di Sektor 3 Madinah ini, Klinik Kesehatan Kloter di lantai 2 Diwar Rose Hotel menyediakan dua bed pasien. Klinik satelit tersebut berfungsi mendekatkan akses layanan kesehatan.
Terdapat juga 5 Klinik Satelit untuk melayani kesehatan jemaah, utamanya lansia. Klinik Satelit bisa melayani pengobatan gangguan pernafasan atas, tekanan darah tidak normal, dan kelelahan.
Petugas kesehatan juga kerap melakukan visitasi atau kunjungan ke kamar-kamar terutama jemaah yang tak mampu berkunjung ke klinik. (*/Red/MCH-2026)