LEBAK– Dampak pergerakan tanah di wilayah selatan Kabupaten Lebak semakin nyata. Sedikitnya 32 rumah warga di Kampung Cinangga, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, dilaporkan mengalami kerusakan, sementara puluhan keluarga kini hidup dalam kondisi waspada.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat, bencana ini tidak terjadi secara mendadak.
Pergerakan tanah sudah terdeteksi sejak tahun lalu dan menunjukkan peningkatan signifikan memasuki awal 2026, terutama saat curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut.
Sekretaris BPBD Lebak, Feby Rizky Pratama, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan jenis gerakan tanah lambat yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
“Ini bukan kejadian sekali terjadi, tetapi proses bertahap yang makin aktif saat musim hujan,” ujarnya.
Selain merusak puluhan rumah, bencana ini juga berdampak pada sekitar 40 kepala keluarga.
Retakan tanah dengan panjang mencapai belasan meter serta penurunan permukaan tanah memperlihatkan kondisi yang kian mengkhawatirkan.
Mengacu pada hasil kajian teknis dari Badan Geologi, wilayah tersebut masuk kategori rawan dengan tipe pergerakan tanah rayapan (creep). Kondisi ini berpotensi terus meluas apabila tidak dilakukan penanganan serius.
Sejumlah langkah penanganan mulai disiapkan. Di antaranya perbaikan sistem drainase, penataan lereng dengan vegetasi berakar kuat, hingga opsi relokasi bagi warga yang berada di zona paling berisiko.
BPBD juga tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema hunian alternatif bagi warga terdampak, sekaligus memastikan keselamatan mereka dalam jangka panjang.
Di sisi lain, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dalam durasi lama. Warga juga diimbau tidak melakukan pembangunan di area lereng curam serta segera melaporkan jika muncul retakan atau tanda-tanda pergeseran tanah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman bencana berbasis geologi di wilayah Lebak masih nyata, dan memerlukan kesiapsiagaan bersama agar dampaknya tidak semakin meluas. (*/Sahrul).