Pemberangkatan Pertama Jemaah Haji Asal Lebak Dimulai, Jemaah Termuda Berusia 16 Tahun

 

LEBAK – Pemberangkatan perdana jemaah haji asal Kabupaten Lebak untuk musim haji 2026/1447 Hijriah mulai dilaksanakan pada Jumat (15/5/206), ribuan keluarga mengantar keberangkatan para calon tamu Allah dengan harapan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Menariknya, dalam rombongan pertama jemaah haji asal Lebak tahun ini terdapat seorang jemaah termuda yang masih berusia 16 tahun. Remaja tersebut bernama Najwa Jia Malika, warga Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Halimatussadiah, menjelaskan keberangkatan Najwa dilakukan melalui mekanisme pelimpahan porsi haji dari orang tuanya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang termuda ini berangkat karena pelimpahan porsi, bukan mendaftar di usia sekarang, sehingga masyarakat tidak perlu salah paham,” ujarnya kepada Fakta Banten, Minggu (17/5/2026).

Menurut Halimatussadiah, total jemaah dalam Kloter 18 mencapai 391 orang yang terdiri dari 385 calon jemaah haji dan delapan petugas pendamping. Namun dua calon jemaah dipastikan tidak berangkat karena belum memenuhi syarat istitoah atau kemampuan kesehatan untuk menjalankan ibadah haji.

“Hari ini untuk Kloter 18 ada 391, terdiri dari 385 jemaah dan 8 petugas haji. Namun ada dua jemaah yang malam ini tidak berangkat karena tidak istitoah,” katanya.

Ia mengungkapkan, mayoritas jemaah haji asal Kabupaten Lebak tahun ini didominasi kelompok usia di atas 40 tahun. Dari total jemaah yang berangkat, sebanyak 258 orang merupakan jemaah berusia lebih dari 40 tahun, sedangkan 57 lainnya berada di bawah usia tersebut.

Selain jemaah termuda, terdapat pula jemaah tertua bernama Asbiyah Kasim yang kini berusia 91 tahun dan berasal dari Kecamatan Rangkasbitung.

Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Kementerian Agama memastikan berbagai persiapan keberangkatan telah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari administrasi, manasik haji, hingga pemeriksaan kesehatan para calon jemaah.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses keberangkatan berjalan lancar. Kami juga mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan dan mengikuti arahan petugas,” ujar Halimatussadiah.

Sementara itu, Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, berharap pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lebih baik dengan pelayanan yang semakin optimal bagi para jemaah.

“Kita harapkan pelaksanaan haji tahun ini lebih baik lagi dan pelayanan kepada jemaah benar-benar bisa dirasakan,” kata Hasbi.

Ia menilai perhatian khusus perlu diberikan kepada jemaah lanjut usia karena ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang cukup berat, terutama saat menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Kita memahami bahwa haji adalah ibadah fisik sehingga jemaah lansia membutuhkan perhatian yang lebih intensif dari petugas,” tambahnya.

Pemberangkatan pertama jemaah haji asal Lebak tahun ini menjadi momen penuh haru sekaligus kebanggaan bagi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kemudahan selama beribadah, serta kembali ke Indonesia dengan selamat dan memperoleh predikat haji mabrur. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment