Biaya Pengobatan Diperkirakan Capai Rp100 Juta, Bayi 1 Bulan Asal Lebak Butuh Uluran Tangan

 

LEBAK – Muhammad Abi Bazar, bayi mungil umur 1 bulan, asal Kampung Bingbin, Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, tengah menghadapi cobaan berat.

Di usianya yang masih sangat kecil, ia didiagnosis mengalami kelainan bawaan pada usus (Hirschsprung) serta kelainan jantung kompleks (AVSD, DORV, PS ringan, dan VSD).

Akibat penyakit tersebut, Abi harus menjalani perawatan intensif di RSUD Banten.

Setiap hari, ia bergantung pada tabung oksigen, sementara perutnya terus membesar dan sering muntah cairan berwarna hijau.

Masalah terbesar yang kini dihadapi keluarga bukan hanya kondisi medis, melainkan juga biaya pengobatan yang sangat besar.

Setiap bulan, kebutuhan biaya diperkirakan mencapai Rp25-30 juta, dan untuk proses penyembuhan total bisa menelan hingga Rp80-100 juta.

Ayah Abi, Ahmad Madari, hanya seorang buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu, sementara ibunya, Putri Rahayu, seorang ibu rumah tangga.

Dengan penghasilan keluarga kurang dari Rp1 juta per bulan, mustahil mereka bisa menutupi kebutuhan medis yang sangat tinggi tersebut.

“BPJS sedang kami urus, tapi sekarang semua biaya kami tanggung sendiri. Mulai dari isi ulang oksigen, obat, sampai biaya sehari-hari di rumah sakit,” ungkap Ahmad penuh harap, Selasa (26/8/2025).

Saat ini, doa dan dukungan datang dari tetangga dan komunitas sosial. Namun, kebutuhan finansial masih jauh dari cukup.

Keluarga berharap pemerintah, masyarakat, dan para dermawan dapat membantu meringankan beban biaya yang sangat berat itu.

Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, dapat menyalurkan bantuan melalui rekening BRI 385101053229530 a.n Udi Wahyudi atau menghubungi nomor WhatsApp 089512756075 (Yudi/Ayudi).

Setiap sumbangan sekecil apa pun, bisa menjadi harapan besar agar bayi Abi mendapat kesempatan untuk sembuh dan tumbuh sehat seperti anak-anak lain seusianya. (*/Sahrul).

BayiLebakuluran tangan
Comments (0)
Add Comment