LEBAK– Festival Murak Kadu 2026 tidak sekadar disiapkan sebagai kegiatan yang menyajikan durian kepada masyarakat.
Agenda yang akan berlangsung di Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, itu dirancang untuk memperkenalkan potensi durian lokal sekaligus mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Festival bertajuk “Kadu Nikmat, Berjuta Manfaat” tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 26 September hingga 4 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan Lebak Multi Kreasi (LMK) sebagai penyelenggara dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lebak serta Bayah Dome.
Panitia Pelaksana Festival Murak Kadu 2026, Fahmi, mengatakan konsep kegiatan sengaja dibuat lebih luas agar masyarakat tidak memaknai murak kadu hanya sebagai aktivitas menikmati durian.
“Acara Murak Kadu bukan hanya sekadar murak kadu saja, akan tetapi murak segala aspek tentang Kabupaten Lebak, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan terutama tentang durian lokal Kabupaten Lebak,” kata Fahmi saat dikonfirmasi, Kamis (17/9/2026).
Menurut dia, pengemasan festival tersebut juga ditujukan untuk menarik perhatian masyarakat dari luar Kabupaten Lebak.
Dengan demikian, kegiatan yang berpusat pada durian diharapkan dapat menjadi salah satu ruang promosi potensi daerah.
“Dikemas seperti ini agar menarik masyarakat dari luar Lebak,” ujarnya.
Fahmi menjelaskan, panitia hingga kini masih melakukan survei untuk menentukan jumlah durian yang akan disiapkan selama festival.
Karena proses tersebut belum selesai, panitia belum menetapkan jumlah secara pasti.
Selain menghadirkan durian, Festival Murak Kadu 2026 akan diisi sejumlah kegiatan lain.
Di antaranya tebus murah durian, kontes durian lokal dan nusantara, lelang durian terbaik, serta sesi berbagi informasi mengenai dunia durian.
Rangkaian kegiatan juga mencakup bazar UMKM, promosi informasi pariwisata Kabupaten Lebak, perlombaan tradisional, senam sehat dalam agenda Car Free Day, hingga turnamen e-sport.
Dari sisi hiburan, panitia turut menyiapkan penampilan local heroes band dan konser musik. Sejumlah nama yang tercantum dalam materi promosi kegiatan antara lain Enau dan Pia, eks Utopia.
Festival ini sekaligus menjadi ruang pertemuan antara produk lokal, pelaku UMKM, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat.
Konsep tersebut membuat durian ditempatkan bukan hanya sebagai komoditas pangan, tetapi juga sebagai bagian dari potensi ekonomi dan daya tarik daerah.
Melalui Festival Murak Kadu 2026, panitia ingin mengenalkan lebih jauh keberadaan durian lokal Lebak kepada pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang promosi bagi potensi lokal yang berkaitan dengan durian, UMKM, pariwisata, dan kreativitas masyarakat.
Festival Murak Kadu 2026 akan dipusatkan di Alun-Alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, selama sembilan hari, mulai 26 September sampai 4 Oktober 2026. (*/Sahrul).