May Day Lebak 2026: Orasi Buruh Menggema, Panggung Hiburan hingga Doorprize Sepeda Listrik Jadi Magnet Massa

LEBAK– Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Lebak berlangsung dengan warna yang lebih beragam.

Tidak hanya diisi dengan penyampaian aspirasi, kegiatan ini juga menghadirkan hiburan rakyat yang menyedot perhatian ribuan peserta.

Sejak pagi, kawasan acara dipadati para pekerja dari berbagai sektor. Satu per satu perwakilan serikat buruh naik ke panggung menyampaikan orasi, menegaskan berbagai tuntutan terkait kesejahteraan pekerja, perlindungan tenaga kerja, hingga kepastian kerja yang lebih adil.

Ketua Panitia, Sidik Uen, menyampaikan bahwa ruang orasi tetap menjadi bagian penting dalam peringatan May Day.

Namun, tahun ini dikemas lebih humanis agar pesan yang disampaikan bisa diterima lebih luas.

“Orasi tetap menjadi ruh dari Hari Buruh. Kami memberi ruang kepada setiap ketua serikat untuk menyampaikan aspirasi, tapi dikemas berdampingan dengan hiburan agar suasana tetap kondusif dan penuh kebersamaan,” ujar Sidik kepada Fakta Banten, Sabtu (2/5/2026).

Di sela-sela orasi, panggung hiburan menghadirkan penampilan penyanyi dangdut Salwa KDI yang berhasil mencairkan suasana. Antusiasme peserta terlihat saat ribuan buruh ikut bernyanyi dan berinteraksi langsung dengan artis yang tampil.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik sebagai bentuk apresiasi kepada peserta. Hadiah yang dibagikan cukup beragam, mulai dari sepeda listrik, alat elektronik, hingga voucher belanja.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya stand jajanan gratis yang diserbu pengunjung. Berbagai makanan ringan hingga kuliner khas lokal tersedia tanpa dipungut biaya, menciptakan nuansa pesta rakyat yang akrab dan inklusif.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Pemerintah Kabupaten Lebak, Polres Lebak, Bank Banten, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, PMI, Kodim, Perumahan Royal Tam, serta Forum HRD, seluruh Ketua Buruh/Serikat se-Kabupaten Lebak, kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan sekaligus kelancaran acara.

Sidik menegaskan, sinergi antara buruh, pemerintah, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar isu ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara konstruktif.

“Momentum May Day ini bukan hanya soal peringatan, tapi bagaimana kita membangun komunikasi yang lebih baik ke depan antara semua pihak,” katanya.

Dengan perpaduan antara orasi, hiburan, dan kegiatan sosial, May Day Lebak 2026 tidak hanya menjadi ajang menyuarakan tuntutan, tetapi juga mempererat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment