Panen Jagung 15,6 Ton di Lebak, Petani Maja Harap Bulog Serap Hasil Panen

 

LEBAK– Petani di Gapoktan Karya Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, merayakan hasil panen jagung pipil yang membanggakan.

Dari lahan seluas 3 hektar, mereka berhasil mengumpulkan jagung kering sebanyak 15,6 ton.

Denny Lakandar, STP, MSI, Kepala Bidang Produksi, mengungkapkan harapannya agar Perum Bulog dapat membeli hasil panen sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Sesuai Peraturan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 18 Tahun 2025, HPP jagung pipilan kering dengan kadar air 18-20% ditetapkan sebesar Rp 5.500 per kilogram.

“Penyerapan jagung oleh Bulog dengan harga yang sesuai akan memperkuat Cadangan Jagung Pemerintah sekaligus mendukung kesejahteraan petani lokal,” ujarnya kepada Fakta Banten, Rabu (16/7/2025).

Ketua Gapoktan Karya Mulya, Achmad Gozali, menambahkan, selama ini jagung hasil panen lebih banyak dijual ke perusahaan pakan ternak swasta.

Namun, seiring dorongan program swasembada jagung nasional, pihaknya berharap Bulog dapat mengambil peran lebih aktif dengan menyerap hasil petani sesuai HPP.

“Kami siap mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada jagung. Semoga Bulog bisa menjadi mitra strategis petani di sini,” jelas Achmad.

Panen jagung ini diharapkan menjadi langkah nyata mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan para petani di Kabupaten Lebak.

Keseriusan pemerintah dan Bulog dalam menyerap hasil panen diyakini mampu mendorong semangat petani untuk terus meningkatkan produktivitas. (*/Sahrul).

BulogMajaPanenPetani Jagung
Comments (0)
Add Comment