Jemaah Haji Indonesia Terakhir Terbang Pemulangan dari Bandara AMAA Madinah 30 Juni 2026

MADINAH – Sebanyak 273 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia gelombang pertama dengan total 106.064 orang telah dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.

Selanjutnya, proses pemulangan jemaah gelombang kedua dilakukan melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, hingga 30 Juni 2026.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Abdul Basir mengatakan, fase pemulangan jemaah haji Indonesia melalui Madinah akan berlangsung selama kurang lebih 15 hari, mulai 16 hingga 30 Juni 2026.

Pada hari pertama operasional pemulangan dari Madinah, sekitar 8.500 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui sejumlah penerbangan yang telah disiapkan.

“Dijadwalkan ada 22 kloter yang akan terbang mulai Selasa (16/6/2026) dini hari pukul 00.20 WAS sampai dengan Rabu (17/6/2026) pukul 04.00 WAS,” kata Abdul Basir di Bandara Madinah, Selasa (16/6/2026).

Fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, resmi dimulai pada Selasa (16/6/2026).

Penerbangan perdana pada fase ini membawa jemaah asal Kloter 21 Embarkasi Kertajati (KJT 21) yang diberangkatkan menuju Tanah Air pada pukul 00.20 waktu Arab Saudi.

Basir menjelaskan, alur pemulangan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah tidak jauh berbeda dengan proses yang sebelumnya diterapkan di Bandara Jeddah.

Jemaah terlebih dahulu menunggu di paviliun sebelum memasuki area keberangkatan untuk menjalani pemeriksaan keamanan.

Seluruh jemaah diwajibkan mengikuti prosedur pemeriksaan X-Ray sebelum masuk ke ruang tunggu keberangkatan.

PPIH kembali mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang-barang yang dilarang dalam penerbangan. Barang yang tidak diperbolehkan dibawa antara lain air zamzam, senjata tajam, serta benda berbentuk aerosol.

Selain itu, untuk barang bawaan kabin, jemaah juga dilarang membawa sejumlah benda tertentu seperti payung dan kabel roll guna menghindari kendala saat pemeriksaan keamanan.

Sementara itu, operasional pemulangan jemaah melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah, resmi berakhir pada Selasa (16/6/2026) pukul 01.45 waktu Arab Saudi.

Jemaah terakhir yang diterbangkan melalui bandara tersebut merupakan jemaah asal Embarkasi Batam yang tergabung dalam Kloter 14 (BTH 14).

Dengan berakhirnya operasional pemulangan melalui Bandara Jeddah, seluruh proses kepulangan jemaah haji Indonesia kini dipusatkan melalui Bandara Madinah hingga akhir Juni 2026.

Pemerintah berharap proses pemulangan seluruh jemaah dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (*/Red/MCH-2026)

Comments (0)
Add Comment