Menyusuri Masjid Fash di Madinah, Saksi Kemenangan Rosulullah SAW di Perang Uhud

MADINAH — Di kawasan kaki Gunung Uhud, terdapat sebuah masjid bersejarah yang tidak banyak diketahui oleh para jamaah maupun wisatawan religi, yakni Masjid Fash atau yang juga dikenal sebagai Masjid Uhud.

Masjid berukuran kecil tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat penting dalam perjalanan dakwah Islam.

Tempat ini diyakini menjadi lokasi Nabi Muhammad SAW menunaikan Shalat Zuhur bersama para sahabat setelah berakhirnya Perang Uhud.

Seorang mukimin Indonesia di Madinah, Ainul Yaqin, menjelaskan bahwa lokasi tersebut menjadi saksi kebersamaan Rasulullah dan para sahabat usai menghadapi pertempuran yang berat.

“Rasulullah dan para sahabat melaksanakan shalat di sini pada akhir Perang Uhud,” ujarnya saat ditemui di kawasan Masjid Fash.

Secara fisik, bangunan masjid ini memiliki ukuran yang sederhana, dengan panjang sekitar enam meter, lebar empat meter, dan tinggi sekitar dua meter.

Selama berabad-abad, bangunan tersebut sempat mengalami kerusakan hingga sebagian besar strukturnya hancur dan hanya menyisakan beberapa bagian.

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, pemerintah Arab Saudi melakukan sejumlah upaya pelestarian dan perbaikan.

Rekonstruksi terbaru dilakukan pada masa pemerintahan Salman bin Abdulaziz Al Saud sebagai bagian dari upaya menjaga situs-situs bersejarah Islam.

Di sekitar masjid juga terdapat sebuah lokasi yang diyakini sebagai tempat Rasulullah berlindung ketika mengalami luka-luka akibat serangan dalam Perang Uhud.

Menurut Ainul Yaqin, para sahabat saat itu berupaya melindungi Rasulullah yang mengalami kondisi cukup berat.

Selain itu, di bagian atas kawasan Gunung Uhud terdapat sebuah gua yang dahulu diyakini menjadi tempat Rasulullah menghindari serangan musuh.

Namun, akses menuju gua tersebut kini telah ditutup dan disemen oleh pemerintah Arab Saudi.

Penutupan dilakukan karena sebelumnya ditemukan berbagai aktivitas yang dianggap menyimpang dan tidak sesuai dengan ajaran Islam, sehingga pemerintah setempat mengambil langkah pencegahan untuk menjaga kesucian lokasi tersebut.

Saat ini, Masjid Fash masih menjadi salah satu tujuan wisata religi yang banyak dikunjungi jamaah dari berbagai negara.

Sebagian pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat dan mengenang perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan ajaran Islam.

Meski demikian, pengunjung disarankan telah berada dalam keadaan suci sebelum datang ke lokasi, karena tidak tersedia fasilitas tempat berwudhu di area masjid.

Keberadaan Masjid Fash menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam mempertahankan Islam, sekaligus menjadi bagian penting dari jejak sejarah yang masih terjaga hingga saat ini di Kota Madinah, Arab Saudi. (*/Red/MCH-2026)

Comments (0)
Add Comment