PANDEGLANG – Serapan KUR (Kredit Usaha Rakyat) disektor pertanian terhitung rendah, Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang melalui program percepatan penyerapan KUR, siap memfasilitasi Petani dan Pelaku Usaha Pertanian untuk mendapatkan Akses.
Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Uun Junandar ketika ditemui di Kantor Dinas Pertanian, mengatakan sesuai dengan arahan yang diberikan Bupati Pandeglang, pihaknya sedang melakukan program percepatan penyerapan KUR. Karena untuk wilayah Banten penyerapan KUR-nya terhitung rendah. Padahal Kabupaten Pandeglang menduduki peringkat pertama dalam penyerapan KUR dibandingkan Kabupaten/Kota lain di Banten.
“Hanya saja target yang diberikan Kementrian Pertanian, khususnya bidang KUR Pertanian ini. Kita masih jauh dari targetan yang ingin dicapai,” katanya, Kamis, (26/8/2021).
Lanjut Uun menjelaskan, khusus di bidang pertanian pihaknya mendapatkan target kuota KUR sebesar 300 – 400 Milyar. Namun sampai dengan laporan terakhir, serapan KUR dibidang pertanian hanya sekitar 17 -18 Miliar. Maka dari itu pihaknya sedang berusaha supaya para Petani dan Pelaku Usaha dibidang pertanian, agar mendapat kemudahan untuk mengakses pembiayaan Program KUR, melalui percepatan penyerapan KUR. Dengan melakukan sosialisasi kepada Petani dan Pelaku Usaha Pertanian.
“Karena di sini memakai prosedural Perbankan, maka disini Pemerintah atau Dinas Pertanian, sifatnya hanya Fasilitator. Membantu para Petani atau pelaku usaha pertanian ini untuk mengakses pembiayaan KUR,” ungkapnya.
Uun menambahkan bahwa pihaknya optimis program KUR dapat menjadi solusi Para Petani dan Pelaku Usaha dibidang permodalan. Karena Pemerintah telah mengsubsidi bunga kredit. Dengan bunga kredit maksimal 6 Persen dalam satu tahun, bahkan bisa turun lagi sampai 3 persen kalau bunga komersilnya turun. Karena ini bersifat fluktuatif, naik turun.
“Kalau biasanya bunga Komersil bisa sampai 18 atau 20 persen, bunga KUR ini maksimalnya hanya 6 Persen dalam setahun,” tambahnya.
Terakhir Ia menyampaikan harapannya, semoga dengan adanya Program KUR tersebut, Petani di Kabupaten Pandeglang dapat terbantu dibidang Permodalannya. Dengan menghubungi BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) disetiap Kecamatan.
“Mudah-mudahan dapat memotong siklus tengkulak, dan para petani dapat bimbingan dari pihak Perbankkan,” tutupnya. (*/Fani)