PANDEGLANG – Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Murni berwarna putih dengan strip merah bernomor polisi A 7618 KC menghantam sebuah rumah warga di Jalan Raya Labuan–Pandeglang, tepatnya di Kampung Kadu Oncog, Desa Babakan Lor, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu (1/11/2026).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, bagian depan rumah warga mengalami kerusakan parah, sementara bus mengalami kerusakan di bagian depan sebelah kiri akibat membentur tembok bangunan.
Sopir bus, Puas Hasyim, mengaku kehilangan kendali saat kendaraan yang dikemudikannya melaju dari arah Labuan menuju Kalideres, Jakarta. Kendala tersebut diduga akibat kerusakan pada sistem roda depan.
Ia menjelaskan telah berupaya melakukan pengereman, namun armada bus tetap meluncur hingga menabrak rumah di pinggir jalan tersebut.
”Dari Terminal Tarogong saya berangkat sekitar jam 14.50 WIB dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba di lokasi kejadian, ban depan belok sendiri ke kiri. Kemudi juga terasa jebol, saya putar sampai tiga kali tetap tidak mau merespons,” ungkap Puas, Senin (2/11/2026).
”Rem sebenarnya berfungsi, tetapi karena kejadiannya mendadak, mobil langsung belok dan menabrak rumah. Saya kaget karena selama ini tidak pernah ada kendala,” tambahnya.
Puas memastikan tujuh penumpang yang dibawanya selamat tanpa luka karena duduk di bagian tengah kabin.
Kendati demikian, kernet bus harus mendapatkan perawatan akibat luka ringan di bagian kaki.
”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sebanyak tujuh penumpang selamat semua, hanya kernet saya yang mengalami luka ringan di kaki,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik rumah, Lia, selamat dari kecelakaan tersebut karena sedang berada di area dapur saat peristiwa terjadi.
Ia berharap pihak pengelola bus bertanggung jawab penuh atas kerusakan rumahnya.
”Alhamdulillah tidak ada korban, baik luka maupun jiwa. Namun, saya minta rumah saya diperbaiki kembali seperti semula,” tegas Lia.
Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut tengah ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Pandeglang guna penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.***