Warga Sukaresmi Pandeglang Gelar Festival Bahari Nusantara dan Tasyakuran Laut

PANDEGLANG – Warga Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang menggelar Festival Bahari Nusantara dalam rangka Tasyakuran Laut, Senin (28/9/2026).

Mengusung tema “Melestarikan Tradisi, Menguatkan Identitas, Membangun Pariwisata Berkelanjutan”, agenda tahunan ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat pesisir atas limpahan hasil laut.

Ketua Panitia Pelaksana, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk menjaga warisan budaya leluhur, mempererat tali silaturahmi antarwarga, sekaligus mempromosikan potensi pariwisata bahari di Desa Sidamukti.

“Melestarikan budaya lokal tanpa meninggalkan nilai kebersamaan dan keberlanjutan merupakan bentuk rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil melaut yang diperoleh,” ujar Mulyadi.

Ia menegaskan, tradisi tasyakuran laut ini akan terus dipertahankan sebagai agenda rutin tahunan demi menjaga kearifan lokal dan mendorong geliat wisata daerah. Mulyadi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Banten dalam acara tersebut.

“Festival Bahari Nusantara Tasyakuran Laut ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten yang berkenan hadir langsung mendukung acara kami,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi konsistensi masyarakat Desa Sidamukti dalam merawat kearifan lokal.

Menurutnya, tradisi bernilai budaya ini perlu terus didukung oleh pemerintah daerah.

“Ini adalah kearifan lokal yang harus terus kita jaga bersama. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada masyarakat nelayan, sejalan dengan perhatian khusus yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto melalui berbagai program unggulan, salah satunya Program Kampung Nelayan,” ungkap Andra Soni.

Andra juga menyoroti sejumlah tantangan utama yang kerap dihadapi nelayan, seperti ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut serta pasokan batu es penunjang kesegaran tangkapan. Pemerintah pusat dan daerah, lanjutnya, terus berkoordinasi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut guna meningkatkan produktivitas nelayan.

“Pada kegiatan tasyakuran laut kali ini, diserahkan pula sejumlah bantuan secara simbolis, mulai dari kepesertaan BPJS Ketagakerjaan, alat tangkap ikan, hingga penerapan teknologi pendeteksi posisi kapal untuk meminimalkan risiko kecelakaan di laut,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Sukaresmi, Tatang Fauzi, menekankan bahwa acara tasyakuran laut tidak sekadar ritual tahunan, melainkan menjadi sarana edukasi penting bagi nelayan dalam menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar tradisi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan agar bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola kekayaan alam laut. Selain itu, momentum ini efektif mempererat kebersamaan dan kekompakan para nelayan pesisir,” pungkasi Tatang. ***

Festival Bahari NusantaraPandeglangSukaresmiTasyakuran Laut
Comments (0)
Add Comment