SERANG – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, menyoroti pentingnya kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Ia meminta setiap OPD tidak sekadar menunjukkan aktivitas kerja, tetapi mampu menghadirkan langkah nyata, inovasi, dan program yang terukur.
Menurut Muhibbin, kepercayaan yang diberikan kepada OPD harus diimbangi dengan kinerja yang berorientasi pada penyelesaian masalah.
Ia mengingatkan agar OPD tidak terjebak dalam euforia jabatan maupun rutinitas administratif tanpa menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
“OPD harus melakukan kerja nyata ketika dipercaya. Jangan sampai hanya terlihat bekerja, tetapi tidak menyelesaikan masalah yang sesungguhnya,” kata Muhibbin. Saat ditemui di Kota Serang, Rabu (14/10/2026).
Ia menilai, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi alasan bagi OPD untuk tidak menyusun perencanaan program.
Sebaliknya, kondisi fiskal daerah yang terbatas menuntut setiap perangkat daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang solusi.
Muhibbin mencontohkan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).
Menurutnya, OPD terkait dapat mulai melakukan pendataan, pengecekan, verifikasi, dan validasi terhadap rumah warga yang membutuhkan penanganan, meskipun anggaran pembangunan belum tersedia.
Dengan demikian, data yang akurat dapat menjadi dasar penyusunan program sekaligus memudahkan pemerintah daerah mencari dukungan pendanaan dari berbagai sumber.
“Saya apresiasi Dinas Perkim. Walaupun anggarannya belum ada, data harus disiapkan. Setiap ada keluhan masyarakat terkait kondisi rumah tidak layak huni, dicek, diverifikasi, divalidasi, kemudian dimasukkan ke dalam database. Ketika ada program, datanya sudah tersedia,” ujarnya.
Ia menegaskan, penyusunan program kerja seharusnya berangkat dari kebutuhan masyarakat dan target penanganan yang ingin dicapai, bukan semata-mata menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
Menurutnya, setiap OPD perlu memiliki perencanaan yang jelas, termasuk target tahunan serta indikator keluaran (output) dan hasil atau dampak (outcome) yang terukur.
Muhibbin juga mendorong OPD memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten untuk mencari peluang pembiayaan program yang belum dapat ditangani melalui APBD Kabupaten Serang.
“Yang penting sudah direncanakan, datanya ada, kemudian programnya juga jelas output dan outcome-nya. Ada APBN, ada APBD provinsi. Karena itu, semangatnya harus kolaborasi,” katanya.
Selain menyoroti kinerja OPD, Muhibbin turut memberikan penilaian terhadap kepemimpinan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas dalam menjalankan visi pembangunan Kabupaten Serang Bahagia.
Ia menilai, kepemimpinan saat ini berada pada jalur yang tepat (on the track), meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan dan kompleksitas persoalan daerah.
Menurutnya, niat baik untuk membangun fondasi pembangunan dan mengajak seluruh elemen masyarakat bergerak bersama menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Serang Bahagia.
“Beliau punya niatan baik untuk memberikan fondasi melangkah bersama menuju Serang Bahagia. Kalau ditanya apakah Kabupaten Serang hari ini sudah bahagia, saya bilang belum. Namun, progresnya sudah ada. Karena itu, saya menilai kepemimpinan saat ini masih on the track, dengan segala keterbatasan yang ada,” ungkapnya.
Muhibbin memahami bahwa masyarakat mengharapkan pemerintah hadir secara cepat ketika menghadapi persoalan.
Namun, ia mengingatkan bahwa persoalan di Kabupaten Serang bersifat kompleks dan multidimensional sehingga membutuhkan penanganan yang terencana serta koordinasi lintas sektor.
Di sisi lain, masyarakat tidak selalu memahami pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Akibatnya, berbagai persoalan kerap ditujukan kepada pemerintah daerah tanpa melihat pihak yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.
Karena itu, ia menilai pemerintah perlu memperkuat koordinasi dan komunikasi agar penanganan masalah masyarakat berjalan lebih efektif.
Muhibbin berharap, seluruh OPD di Kabupaten Serang dapat meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat inovasi, dan mengoptimalkan kolaborasi agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.***