SERANG — Langkah impresif tim futsal SMAN 1 Tirtayasa yang berhasil melaju ke babak Grand Final AXIS Nation Cup 2026 menorehkan kebanggaan besar bagi dunia olahraga pelajar.
Namun, pencapaian luar biasa ini berbanding terbalik dengan perhatian yang diterima dari pemerintah daerah setempat.
Hingga saat ini, belum ada bentuk dukungan nyata baik dari pihak Kecamatan Tirtayasa, Pemerintah Kabupaten Serang, maupun Pemerintah Provinsi Banten.
Kondisi tersebut diungkapkan langsung oleh pelatih tim futsal SMAN 1 Tirtayasa, Jaenal, di sela acara konferensi pers dan pengundian (drawing) babak nasional di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Jaenal menyayangkan minimnya kepedulian dari unsur pemerintah daerah, padahal anak-asuhnya merupakan talenta muda terbaik yang sedang berjuang membawa nama harum Banten di kancah nasional.
Selama ini seluruh operasional dan kebutuhan tim sepenuhnya disokong secara mandiri oleh pihak sekolah.
Pihak sekolah sebenarnya telah melayangkan surat resmi kepada instansi pemerintah daerah hingga ke tingkat Bupati Serang, tetapi hingga kini belum membuahkan hasil.
”Dukungan dari sekolah alhamdulillah penuh, baik untuk perkembangan anak-anak maupun kebutuhan akomodasi. Namun dari pemerintah daerah, kami sudah mengirimkan surat tetapi belum ada kabar atau angin segar sama sekali sampai sekarang,” ujar Jaenal.
Jaenal menambahkan bahwa tidak hanya dari Pemkab Serang dan Pemprov Banten, perhatian dari pihak kecamatan hingga para wakil rakyat di DPRD Kabupaten Serang maupun DPRD Provinsi Banten juga sangat dinantikan.
Ia berharap para anggota dewan tergerak untuk memberikan bantuan, baik moril maupun materiil, demi kelancaran perjuangan skuad muda Tirtayasa.
”Kami sangat berharap ada kepedulian dari pemerintah daerah serta para anggota DPRD. Anak-anak ini membawa nama Banten dan Kabupaten Serang di tingkat nasional. Bantuan moril maupun materiil tentu akan menjadi amunisi semangat yang sangat besar bagi mereka untuk bisa mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Secara teknis, perjalanan SMAN 1 Tirtayasa pada edisi tahun ini terbilang luar biasa. Setelah sempat gugur di babak penyisihan pada musim sebelumnya akibat keterbatasan persiapan, mereka bangkit dan tampil sebagai juara fase regional usai menumbangkan SMAN 1 Waringinkurung dengan skor 3-1 di partai final.
Menghadapi persaingan ketat di Grand Final nasional, Jaenal memastikan anak asuhnya siap tampil konsisten dan bertarung habis-habisan demi membawa pulang trofi juara ke Kabupaten Serang dan Banten.***