SERANG – Alokasi belanja sewa hotel Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dalam APBD 2026 yang mencapai sekitar Rp8,31 miliar menjadi perhatian.
Pasalnya, masih ditemukan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menggelar rapat maupun kegiatan di hotel luar Kabupaten Serang.
Padahal, penggunaan anggaran daerah di hotel lokal dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Serang.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Raden Faisal Rahmansah, menegaskan bahwa arahan Bupati Serang sudah jelas.
Setiap kegiatan pemerintah yang membutuhkan fasilitas hotel diharapkan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Serang.
“Kalau memang masih ada alokasi kegiatan di hotel, ya sebaiknya di hotel Kabupaten Serang. Arahan Ibu Bupati juga seperti itu,” kata Faisal saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, Kabupaten Serang memiliki banyak hotel yang layak digunakan untuk berbagai agenda pemerintahan. Fasilitas tersebut tersebar di sejumlah kawasan seperti Cikande, Anyer, Cinangka hingga Waringinkurung.
Dengan ketersediaan hotel tersebut, Faisal menilai tidak ada alasan untuk tidak mengutamakan penyelenggaraan kegiatan di daerah sendiri.
Ia menjelaskan, setiap belanja APBD yang dibelanjakan di Kabupaten Serang akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal.
Tidak hanya menguntungkan sektor perhotelan, tetapi juga restoran, jasa katering, pelaku UMKM hingga tenaga kerja.
“Kalau kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Serang tentu perputaran ekonominya akan lebih baik. Itu yang memang diharapkan,” ujarnya.
Namun, saat ditanya mengenai masih adanya OPD yang memilih hotel di luar Kabupaten Serang, Faisal enggan memberikan penilaian lebih jauh. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan kewenangan masing-masing perangkat daerah.
“Kalau itu kembali kepada yang punya hajat. Kenapa memilih di luar, silakan ditanyakan kepada OPD yang bersangkutan. Mungkin ada alasan tertentu yang kami tidak tahu,” ucapnya.
Faisal memastikan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Serang selalu mematuhi arahan pimpinan dengan menggelar kegiatan di hotel-hotel yang berada di wilayah Kabupaten Serang.
“Kalau kami ada kegiatan di hotel, ya di Cinangka, Anyer atau Waringinkurung. Kami mengikuti arahan pimpinan,” tuturnya.
Besarnya anggaran belanja sewa hotel dalam APBD 2026 menjadi perhatian karena apabila sebagian kegiatan OPD digelar di luar daerah, maka potensi manfaat ekonomi dari penggunaan uang rakyat juga akan mengalir ke daerah lain.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, belanja pemerintah diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi instrumen untuk menggerakkan perekonomian lokal melalui peningkatan okupansi hotel, penggunaan jasa usaha setempat, serta memperkuat sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Serang. ***