Tangani Banjir di Empat Titik Kota Serang, Pemprov Banten Gelontorkan Rp9,2 Miliar

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,2 miliar untuk menangani banjir di empat titik rawan di Kota Serang.

Program tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada Juli hingga Oktober 2026 sebagai upaya mengurangi persoalan banjir yang selama ini kerap dikeluhkan warga.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Banten Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Serang, Juheni M. Rois, usai menghadiri Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 Masa Bakti 2024–2029 di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Jumat (26/6/2026).

Menurut Juheni, selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Banten di Kota Serang.

Salah satu program yang menjadi prioritas adalah penanganan banjir di sejumlah lokasi yang selama ini menjadi langganan genangan saat hujan turun.

“Untuk mengatasi banjir di Kota Serang, Pemprov itu sudah menganggarkan Rp9,2 miliar untuk di empat titik,” ujar Juheni.

Empat lokasi yang menjadi sasaran penanganan meliputi kawasan Kepandean, tepatnya di sekitar SPBU, Bumi Agung atau Pasar Rau, Kaligandu, serta Jalan Samaun Bakri.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Banten melalui kegiatan reses.

“Betul, itu aspirasi masyarakat. Kalau hujan sedikit, masyarakat Kota Serang ramai di media sosial soal banjir Kepandean, banjir Bumi Agung, dan beberapa titik yang lain,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pekerjaan telah dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026 sesuai rencana Pemerintah Provinsi Banten.

Selain penanganan banjir, Juheni juga menyampaikan perkembangan proyek pembangunan flyover di kawasan Terowongan BIP.

Proyek yang didanai Pemerintah Provinsi Banten tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp30 miliar dan saat ini tengah dalam proses pengerjaan.

“Kita juga menyampaikan perjuangan masyarakat Kota Serang terutama di sekitar Terowongan BIP yang sedang dibangun flyover. Itu anggaran dari Provinsi Banten kurang lebih Rp30 miliar dan sedang berjalan sekarang,” ujarnya.

Juheni berharap berbagai program pembangunan yang telah dianggarkan Pemerintah Provinsi Banten dapat menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan banjir dan meningkatkan kualitas infrastruktur di Kota Serang.***

Comments (0)
Add Comment