SERANG – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, turut hadir dalam Pengukuhan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia (PW MPI) Provinsi Banten, Sabtu (8/8/2026).
Yandri baru sempat datang saat Pendiri MPI Dahnil Anzhar Simanjuntak bersama rombongannya hendak meninggalkan Pendopo Gubernur Banten, usai acara pengukuhan.
Di beranda Pendopo Gubernur, pada momen itu, Yandri menyampaikan permohonan maaf terlambat hadir karena padatnya agenda di hari itu.
Namun Yandri mengaku berusaha tetap datang karena ingin menyambut sahabat seperjuangannya, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang merupakan pendiri Ormas MPI itu.
“Mohon maaf ya Bang Wamen,” ucap Yandri saat baru tiba menyalami Dahnil.
Di momen itu, Yandri di hadapan para pengurus MPI melemparkan pujian untuk Wamenhaj Dahnil sambil mengenang masa-masa perjuangan keduanya.
“Hari ini sungguh luar biasa. Saya bahagia, senang, bangga ketemu dengan sahabat saya Dahnil. Dia orang baik, pejuang, tak pernah kenal menyerah. Maka hari ini selamat atas dilantiknya MPI Provinsi Banten. Kita dukung terus,” ujar Yandri.
Yandri menyebut dirinya sangat percaya dengan integritas Dahnil. Ia menilai semua gerakan yang dilakukan MPI murni untuk kepentingan bangsa.
“Saya haqqul yakin apa yang dilakukan oleh Bang Dahnil pasti untuk Merah Putih. Kita doakan terus berkembang dan memberikan yang terbaik buat bangsa dan negara,” tegas Yandri.
Dahnil yang mendapatkan pujian dari Mendes Yandri, menimpalinya dengan senyum dan candaan.
“Yang jelas MPI ini bukan saingannya PAN ya bang, jangan khawatir,” canda Dahnil, disambut gelak tawa dan Yandri langsung melayangkan salaman tos dengan Dahnil.
Namun Dahnil juga memuji bahwa Yandri adalah politikus yang konsisten, terutama dalam perjuangannya mendukung calon presiden Prabowo Subianto, yakni sejak Pilpres 2009, 2014, 2019 hingga 2024.
“(Sejak sama-sama berjuang) Konsisten mendukung Prabowo,” tegas Dahnil.
Mendes PDT, Yandri juga mengenang kedekatannya dengan Dahnil yang sudah terjalin sejak lama. Kala itu, Dahnil masih berkutat dengan dunia kampus.
“Saya dengan Bang Dahnil ini kenal udah lama, masih zaman berjuang, konsisten. Waktu itu masih dosen Untirta,” kenangnya.
“Dan waktu pembentukan Tim Sukses Pak Prabowo di Kartanegara, saya telpon Bang Dahnil. Saya sampaikan, Bang Dahnil jadi Koordinator Juru Bicara, tapi dia masih PNS saat itu kan. Saya bilang, yaudah kalau begitu Bismillah saja, dan sekarang akhirnya beliau jadi Wakil Menteri Haji kan,” ungkap Yandri.
Diketahui, pengukuhan PW MPI Banten ini merupakan bagian dari transformasi MPI dari gerakan politik menjadi organisasi kemasyarakatan yang fokus pada gerakan sosial budaya.
Di awal dideklarasikan, Matahari Pagi Indonesia adalah relawan pemenangan pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Dalam kesempatan itu, Dahnil juga memaparkan sejumlah program gerakan kecil MPI di Banten, seperti mobil makan gratis, gerakan toilet bersih di sekolah-sekolah, bersih-bersih tempat ibadah dan lainnya.
Hadir dalam acara tersebut Gubernur Banten Andra Soni, Pengurus Pusat MPI, sejumlah tokoh, serta ratusan relawan dari berbagai kabupaten/kota se-Banten. (*/Ajo)