SERANG — Pemerintah Kabupaten Serang terus mendorong pengembangan desa wisata sebagai strategi meningkatkan kesejahteraan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, menegaskan sektor pariwisata berbasis desa menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Menurut Najib, penguatan desa wisata selaras dengan visi Bupati Serang yang menempatkan kebahagiaan masyarakat sebagai indikator keberhasilan pembangunan.
“Pengembangan desa wisata menjadi bagian dari visi Ibu Bupati untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung indikator kebahagiaan warga,” ujar Najib Hamas, Kamis (23/4/2026).
Sebagai langkah konkret, Pemkab Serang akan mengoptimalkan peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di berbagai desa.
Keberadaan Pokdarwis dinilai memiliki peran penting dalam mengelola serta mengembangkan potensi wisata lokal.
Pemerintah daerah berencana mengaktifkan kembali Pokdarwis melalui program pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata.
Najib menilai penguatan SDM menjadi faktor utama agar desa wisata mampu berkembang secara berkelanjutan dan profesional.
Selain penguatan kelembagaan, Pemkab Serang juga akan memetakan destinasi wisata yang memiliki potensi namun belum tergarap optimal.
Destinasi tersebut nantinya akan dikembangkan melalui kolaborasi antara Pokdarwis dan pelaku usaha.
“Destinasi yang memiliki potensi akan kita aktifkan kembali. Pokdarwis bersama dunia usaha akan dilibatkan karena sektor wisata juga berkaitan dengan kegiatan ekonomi,” jelasnya.
Kolaborasi dengan sektor swasta diharapkan mampu menciptakan aktivitas wisata yang produktif serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Pengembangan desa wisata di Kabupaten Serang juga akan disinergikan dengan program pemerintah provinsi hingga kementerian terkait di tingkat nasional.
Integrasi program tersebut membuka peluang dukungan berupa bantuan fasilitas, pelatihan, hingga penguatan promosi wisata.
“Ini bagian dari rangkaian program provinsi dan pusat. Dukungan bukan hanya soal anggaran, tetapi juga peningkatan kapasitas SDM serta kolaborasi pemasaran destinasi wisata,” ungkap Najib.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang berharap desa wisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, meningkatkan pelayanan masyarakat, sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke daerah.***