SERANG – Persoalan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), data desil penerima bantuan sosial, hingga Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Serang Fraksi Partai Gerindra, Bilal.
Reses tahun anggaran 2026 tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah, yakni Keagungan, Lontar Baru, Cipare dan Cimuncang, serta Kelurahan Serang, Kota Serang.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan dan kebutuhan yang masih dihadapi.
Bilal mengatakan, salah satu persoalan yang banyak disampaikan warga berkaitan dengan kepesertaan BPJS PBI.
Masih terdapat masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan, sehingga membutuhkan perhatian dan solusi dari pemerintah.
Selain persoalan BPJS, warga juga menyampaikan aspirasi terkait data desil yang menjadi salah satu dasar dalam menentukan penerima berbagai program bantuan pemerintah.
Menurut Bilal, persoalan data tersebut perlu mendapat perhatian agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan hak untuk memperoleh bantuan.
“Yang menjadi aspirasi masyarakat di antaranya terkait BPJS PBI, desil, dan PIP,” ujar Bilal, Sabtu (29/8/2026).
Bilal menyatakan akan berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat seperti kecelakaan maupun persalinan.
Menurutnya, warga yang mengalami kecelakaan atau membutuhkan pelayanan kesehatan saat melahirkan akan diupayakan mendapat pelayanan di rumah sakit daerah milik Pemerintah Kota Serang, meskipun belum memiliki BPJS.
“Bagi warga yang belum mempunyai BPJS, nanti akan kita usahakan. Termasuk kalau terjadi kecelakaan maupun warga yang akan melahirkan, kita akan berupaya agar bisa mendapatkan pelayanan di rumah sakit daerah Kota Serang,” katanya.
Selain memperjuangkan persoalan kesehatan, Bilal juga menyampaikan sejumlah capaian selama menjalankan tugas sebagai anggota DPRD Kota Serang. Salah satunya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Hingga saat ini, program RTLH yang diperjuangkan Bilal telah menyasar sekitar 30 rumah yang tersebar di enam kelurahan di Kota Serang.
Di bidang kesehatan, Bilal juga menyebut telah membantu lebih dari 250 warga dalam kepesertaan BPJS PBI.
Menurut Bilal, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya dirinya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait tempat tinggal yang layak dan akses terhadap pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan, kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihan.
Seluruh aspirasi yang diterima selama pelaksanaan reses, kata Bilal, akan dihimpun dan disampaikan kepada pemerintah daerah melalui lembaga DPRD Kota Serang.
“Semua hasil reses dan aspirasi dari masyarakat akan kami sampaikan dalam rapat paripurna,” tegasnya.
Bilal berharap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan pembahasan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, sehingga persoalan yang dirasakan warga dapat memperoleh solusi dan pelayanan yang lebih baik.***