Kunjungi Pemkab Serang, DPW HPA Banten Minta Pemerintah Revitalisasi Makam Brigjen KH Syam’un
SERANG – Dewan Pengurus Wilayah Himpunan Pemuda Al-Khairiyah (DPW HPA) Provinsi Banten lakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Serang, Kamis, (7/7/22).
Dalam kunjungannya Pemuda Al-Khairiyah tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Serang untuk merevitalisasi makam Pahlawan Brigjend KH. Syam’un yang di sambut baik Asda I bidang Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Serang Nanang Supriatna beserta jajaran.
“KH. Syam’un merupakan pejuang kemerdekaan yang mewarisi lembaga pendidikan Al-Khairiyah sebagai kader muda Al-khairiyah kami bersyukur leluhur kami menjadi Pahlawan Nasional. Kami juga mendorong Pemerintah Kabupaten Serang untuk merevitalisasi makam Pahlawan Brigjend KH. Syam’un dan berharap Pemerintah Kabupaten Serang dapat merevitalisasi makam tersebut,” Ujar Faizudin Ketua DPW HPA Provinsi Banten, Jum’at, (8/7/22).
Makam seorang Pahlawan Brigjend. KH. Syam’un yang terletak di Kamasan Cinangka tersebut dinilai belum tersentuh secara baik.
“Setelah diangkat menjadi Pahlawan Nasional makam Brigjend. KH. Syam’un belum tersentuh secara maksimal baik dari bangunan, infrastruktur dan pengelolaan lainnya,” papar Faizudin.
Selain itu, Sekretaris Jendral DPW HPA Provinsi Banten Rizmi Samsul Rizal berharap Pemerintah Kabupaten Serang segera melakukan revitalisasi makam Brigjend. KH. Syam’un.
“Ini bagian dari upaya agar makam pahlawan nasional menjadi pusat wisata religi khususnya makam Brigjend KH Syam’un,” ujarnya.
Sementara itu, Asda I Kabupaten Serang mengungkapkan pengelolaan makam Pahlawan Nasional merupakan tanggungjawab Pemerintah Provinsi.
Namun dari Pemerintah Kabupaten Serang berupaya dan mendorong revitalisasi makam pahlawan tersebut.
“Revitalisasi tersebut merupakan tanggungjawab pemrov Banten. Namun kami dari Pemkab Serang terus berupaya dan mendorong revitalisasi tersebut,” pungkasnya.
Diketahui, selain mendirikan Al-Khairiyah Brigjend. KH. Syam’un seorang Nasionalis yang memiliki semangat patriotisme dalam gerakan perjuangan kemerdekaan hingga jabatan terakhir di Kemiliteran sebagai Brigadir Jendral Divisi Siliwangi 1000/1. (*/Nas)
