Terserempet Kereta Api, Tukang Baso di Kota Serang Tewas Mengenaskan
SERANG – Seorang pria tewas mengenaskan usai terserempet Kereta Api jurusan Rangkasbitung – Serang saat melintas di perlintasan rel di Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang pada Selasa (20/9/2022) siang.
Korban diketahui bernama Udin (47) warga asli Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang yang berprofesi sebagai penjual baso keliling dan tinggal di Lingkungan Sumur Pecung RT.03 RW.01, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Saksi mata, Afni (51) menuturkan, bahwa inisiden terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, saat itu korban hendak membeli tabung gas ke sebuah toko kelontong yang berada di seberang perlintasan rel kereta api untuk persiapan berdagang.
Menurut Afni, korban saat hendak menyebrang perlintasan kereta api sempat diteriaki warga lain lantaran akan ada Kereta Api dari arah Rangkasbitung menuju Serang yang melintas.
Namun peringatan warga tak didengar oleh korban hingga insiden pun tak terhindarkan.
“Iya tadi sekitar jam 11, si bapak itu beli tabung gas ke sana (nunjuk toko yang berada di sebrang rel), udah beli, mau nyebrang lagi ke sini. Itu pas mau nyebrang udah pada teriak ‘ada kereta’ eh gak kedenger kali, pas nyebrang keserempet trus terpental, itu kereta dari arah Rangkas ke sini (Serang),” ungkap Afni saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (20/9/2022) siang.
“Jadi bukan ketabrak, itu mh keserempet. Tapi namanya keserempet kereta ya, mental pokoknya. Si bapaknya meninggal, kayaknya kepala ngebentur sama bagian wajahnya itu ancur,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Serang AKP Edi Susanto membenarkan adanya peristiwa naas tersebut. Menurutnya, korban langsing dievakuasi pihaknya menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk dilakukan perawatan sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
“Iya tadi, korban meninggal dunia. Sudah olah TKP, dan tadi sama Tim Forensik Polresta Serang Kota korban dibawa ke Rumah Sakit (Bhayangkara). Tadi juga ada keluarganya yang satu kontrakan sama korban,” singkat Edi. (*/YS)
