Launching Metode Gasing, Bisa Bikin Siswa di Banten Suka Pelajaran Eksakta?

SERANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Tabrani menyebut, belum banyak siswa di Provinsi Banten yang diterima di perguruan tinggi berbasis Eksakta. Diketahui, Eksakta dimaknai sebagai pengetahuan yang didominasi dengan ilmu hitung dan mempelajari tentang ilmu pasti.

Tabrani mengungkapkan alasan kenapa Eksakta tidak menjadi mata pelajaran yang diminati siswa-siswa di Provinsi Banten. Menurutnya, hal itu dipicu oleh metode pembelajaran yang membosankan.

Namun kata dia, saat ini pihaknya sudah mempunyai metode baru yang membuat siswa asik dan menyenangkan dalam belajar ilmu Eksakta. Metode tersebut adalah Gasing atau Gampang, Asik, dan Menyenangkan.

“Metode Gasing merupakan suatu metode pembelajaran langkah demi langkah yang membuat anak menguasai materi secara gampang, asyik dan menyenangkan,” kata Tabrani usai launching metode Gasing tingkat SMA se-Provinsi Banten di SMA Negeri 6 Kota Serang, pada Jumat, (15/15/2023).

Menurutnya, metode Gasing adalah cara mempermudah proses pembelajaran bagi siswa. Terlebih pelatihan metode tersebut bekerjasama langsung dengan Pendiri Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, Prof. Yohanes Surya.

Diketahui, launching metode Gasing ini dihadiri Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Pj Sekda Banten Virgoyanti, Pendiri Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, Prof. Yohanes Surya, perwakilan Kepala OPD Pemprov Banten, Pegawai di lingkungan Dindikbud Banten, seluruh Kepala Sekolah Negeri se-Banten, Pengawas, Guru dan siswa yang mengikuti metode Gasing. (*/Faqih)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien