Strategi Politik Anggota DPRD, Regen Abdul Haris, Bangun Lebak Sejahtera dengan Pendekatan Persuasif

LEBAK – Di tengah hiruk-pikuk dinamika politik lokal, anggota DPRD Lebak, Regen Abdul Haris, tampil dengan strategi unik dalam membangun kesejahteraan masyarakat: pendekatan persuasif yang humanis.
Bukan sekadar janji politik, Regen meyakini bahwa merangkul masyarakat dengan cara yang santun dan dialogis adalah kunci utama membangun kepercayaan sekaligus menghadirkan solusi nyata.
“Politik itu seni memengaruhi, tetapi bukan dengan kekuasaan semata. Saya percaya, kesejahteraan bisa terwujud jika kita membangun komunikasi yang sehat dengan rakyat, mendengarkan mereka, dan bersama-sama mencari jalan keluar,” ujar Regen saat ditemui di depan gedung DPRD Kabupaten Lebak kepada Fakta Banten, Senin (17/2/2025).
Mendengar Sebelum Bertindak
Salah satu prinsip yang dipegang teguh oleh Regen adalah pentingnya memahami kebutuhan masyarakat sebelum merancang kebijakan.
Untuk itu, ia rutin menggelar pertemuan langsung dengan warga, tidak hanya saat masa kampanye atau reses, tetapi sebagai rutinitas bulanan.
“Kadang solusi itu sederhana, cukup dengan hadir di tengah mereka, mendengar keluhan, dan mencatat apa yang benar-benar mereka butuhkan, bukan yang kita anggap mereka butuhkan,” katanya dengan penuh keyakinan.
Regen menjelaskan, melalui pendekatan persuasif ini, masyarakat merasa dihargai dan lebih terbuka dalam menyampaikan aspirasinya.
Hal ini, menurutnya, membuat setiap kebijakan yang dia perjuangkan di DPRD Lebak menjadi lebih tepat sasaran.
Sinergi dengan Pemerintah dan Swasta
Selain membangun komunikasi yang intens dengan masyarakat, Regen juga aktif menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta.
Menurutnya, membangun Lebak yang sejahtera tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah atau legislatif, tetapi butuh kolaborasi semua pihak.

“Saya selalu mencoba menjadi penghubung yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Kalau ini berjalan dengan harmonis, kita bisa menciptakan peluang kerja, meningkatkan pendapatan daerah, sekaligus memberdayakan ekonomi lokal,” terangnya.
Salah satu program konkret yang ia dorong adalah pemberdayaan UMKM dengan pendampingan langsung, mulai dari pelatihan hingga akses pasar.
Dengan cara ini, Regen berharap pelaku usaha kecil di Lebak bisa naik kelas dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian daerah.
Membangun Politik Berbasis Empati
Bagi Regen, politik tidak melulu soal perebutan kekuasaan, tetapi soal bagaimana kekuasaan bisa digunakan untuk menciptakan keadilan sosial.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya membangun politik yang berbasis empati, di mana setiap kebijakan yang diambil selalu mempertimbangkan dampaknya bagi rakyat kecil.
“Saya ingin masyarakat Lebak tahu bahwa mereka punya wakil yang benar-benar peduli, yang tidak hanya muncul saat butuh suara, tetapi selalu ada ketika mereka membutuhkan solusi,” tegasnya.
Harapan Besar untuk Masa Depan Lebak
Dengan strategi politik persuasif ini, Regen Abdul Haris berharap bisa terus mengawal pembangunan Lebak agar berjalan di jalur yang pro-rakyat.
Politisi PPP Lebak itu berkomitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan dengan efektif dan transparan, demi mewujudkan kesejahteraan yang merata.
“Kalau kita bisa membangun kepercayaan, maka apapun kebijakan yang kita buat akan didukung masyarakat. Karena mereka tahu, ini bukan sekadar janji, tapi sebuah ikhtiar bersama untuk Lebak yang lebih baik,” pungkasnya dengan penuh optimisme.
Strategi politik dengan pendekatan persuasif yang diterapkan Regen ini tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga bukti bahwa membangun daerah bisa dilakukan dengan cara yang lebih manusiawi, santun, dan mengakar pada kebutuhan nyata masyarakat.
Lebak sejahtera, bukan lagi impian, tetapi tujuan yang sedang diwujudkan bersama. (*/Sahrul).



