Ini Sosok Agra, Siswa SMKN 2 Kota Serang Yang Kritis Usai Dilempar Helm Oleh Polisi
SERANG– Sosok Violent Agra Casttilo siswa SMKN 2 Kota Serang yang kritis usai mengalami insiden pemukulan oleh polisi dikenal sebagai murid yang rajin.
Wakil Kepala Sekolah, Bidang Kesiswaan Erminawati mengungkapkan, Agra yang saat ini duduk di kelas 12 rajin mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM).
Terlihat dari catatan kehadiran, kata dia, Agra sering masuk kelas tanpa ada keterangan absen selama bulan Agustus sebelum insiden ini terjadi.
“Di bulan Juli Agra baru selesai Praktek Kerja Lapangan (PKL), kemudian mulai masuk awal Agustus sampai tanggal 22 kemarin, dan tidak ada keterangan absen atau alfa,” kata dia, Rabu (27/8/2025).
Berdasarkan informasi dari wali kelasnya, kata Ermi, Agra bukanlah anak yang bermasalah.
Saat duduk di kelas 11 pun Agra tak pernah dipanggil guru Bimbingan Konseling (BK).

Untuk informasi bahwa muridnya mengalami insiden naas itu, Ermi mengaku baru mengetahuinya dari siswa lainnya.
Ia berharap agar Agra bisa lekas sembuh dan bisa kembali ke sekolah.
“Kami pihak sekolah mendoakan semoga Agra lekas membaik dan diberikan kesehatan seperti sediakala,” ujarnya.
“Terlebih, Agra sebentar lagi lulus dan mendapatkan ijazah. Masa depanya masih panjang, apalagi dia anak laki-laki pertama,” sambungnya.
Sebelumnya dikabarkan, kondisi Agra kini perlahan membaik.
Pihak keluarga menyebut, Agara sudah menunjukkan gerakan pada jari-jarinya.
Ibunda Agara, Meta Desnawati, saat ditemui di RSUD Banten pada Kamis (28/8/2025) malam mengatakan, sejak dirawat di ruang intensif anaknya mulai merespons meski belum sepenuhnya sadar.
“Menurut keterangan medis kesadarannya ada peningkatan, barusan juga sempat ada kalimat terucap. (Memang) belum sadar sepenuhnya,” kata Meta. (*/Ajo)


