Program Makan Bergizi Gratis Mulai Bergulir di Lebak, Ribuan Pelajar Jadi Penerima Manfaat
LEBAK– Senyum ceria menghiasi wajah ribuan pelajar di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Mereka akhirnya bisa merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Pada tahap perdana, Jumat (19/9/2025), sebanyak 2.629 siswa SMP dan SMA menerima paket makanan sehat yang diolah dari dapur gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muara Ciujung Barat.
Peluncuran program di Lebak dibuka langsung oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, yang menyempatkan diri meninjau dapur gizi dan menyaksikan proses distribusi.
Menurut Amir, kehadiran MBG menjadi langkah nyata pemerintah pusat dalam memastikan generasi muda tumbuh sehat dan berkualitas.
“Ini bukan sekadar program makan siang gratis. MBG membawa misi besar untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekaligus memberdayakan masyarakat lokal. Dari dapur gizi ini, petani, pedagang, hingga UMKM ikut bergerak,” ujar Amir Hamzah.
Amir menegaskan, pemerintah daerah siap bersinergi agar dapur gizi dapat berfungsi optimal, tidak hanya sebagai penyedia makanan sehat, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat sekitar.
Ketua Yayasan Generasi Petarung Indonesia, Encep Supriatna, menambahkan bahwa hingga September 2025 jumlah penerima manfaat MBG di Lebak sudah mencapai 2.636 siswa dari target 3.000.
Pada tahap awal, distribusi makanan bergizi difokuskan di tiga sekolah, yakni SMA Negeri 3 Rangkasbitung, SMA Negeri 1 Rangkasbitung, dan SMP Negeri 1 Rangkasbitung.
“Di hari pertama saja tercatat 2.629 siswa menerima makanan bergizi. Angka ini menunjukkan komitmen dan kesiapan kita untuk menjalankan program Presiden Prabowo dengan baik,” jelas Encep.
Dengan mulai berjalannya MBG di Kabupaten Lebak, harapan besar muncul bahwa kualitas kesehatan dan gizi pelajar akan semakin baik.
Pemerintah daerah optimistis, program ini mampu mencetak generasi cerdas, sehat, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045. (*/Sahrul).
