Iklan Banner

Diduga Jadi Tempat Praktik Tak Wajar, Warga Lebak Resah dengan Aktivitas Warung di Jalur Bypass Rangkasbitung

Pandeglang Gerindra HUT

 

LEBAK– Keresahan warga kembali mencuat dari kawasan Bypass- Rangkasbitung.

Sejumlah warga Lebak mengaku terganggu dengan aktivitas sebuah warung di pinggir jalan yang diduga kerap menjadi tempat pertemuan mencurigakan antara pria dan wanita pada malam hari.

Pantauan beberapa pekan terakhir menunjukkan aktivitas yang dianggap tidak lazim.

Di warung tersebut terlihat kelompok pria dan wanita berkumpul hingga larut malam dengan pencahayaan lampu warna-warni yang dinilai menambah kecurigaan masyarakat sekitar.

Warga menduga tempat itu tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, melainkan berubah menjadi lokasi kegiatan yang melanggar norma sosial.

Agil HUT Gerindra

Avivi, salah satu warga yang menetap tidak jauh dari lokasi, mengaku semakin gelisah melihat intensitas aktivitas malam di warung tersebut.

“Lingkungan kami jadi terasa tidak nyaman. Banyak anak muda yang lewat, dan kami khawatir muncul dampak negatif,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Warga menilai situasi tersebut butuh perhatian serius pemerintah daerah. Mereka meminta Polres Lebak dan Satpol PP Lebak melakukan pengecekan dan penertiban agar situasi kembali kondusif.

Menurut mereka, langkah preventif diperlukan untuk memastikan kawasan itu tidak dimanfaatkan untuk kegiatan yang meresahkan masyarakat.

“Kami berharap ada patroli atau pemeriksaan. Bukan untuk menghakimi, tapi menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat,” tambah Avivi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi dan Fakta Banten masih berusaha untuk melakukan pendalaman.

Warga berharap penanganan cepat dilakukan agar potensi pelanggaran bisa dicegah sejak dini. (*/Sahrul).

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien