Iklan Banner

Pelabuhan Ciwandan Difungsikan Khusus Roda Dua dan Logistik Selama Nataru 2025/2026

Saiful Basri HPN

 

CILEGON — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten mengoperasikan Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan penyeberangan khusus kendaraan roda dua dan angkutan logistik selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Kebijakan tersebut ditempuh guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga kelangsungan distribusi logistik nasional.

Pengoperasian Pelabuhan Ciwandan menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan pada periode libur panjang akhir tahun, sekaligus sebagai upaya memecah kepadatan di Pelabuhan Merak.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, mengatakan bahwa optimalisasi Pelabuhan Ciwandan merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memastikan stabilitas arus transportasi penyeberangan lintas pulau, khususnya pada momen krusial seperti Nataru.

“Pelabuhan Ciwandan kami siapkan tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dari sisi koordinasi lintas pemangku kepentingan. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan pelayanan berjalan lancar tanpa penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang maupun rantai pasok logistik,” ujar Benny, dalam keterangan resminya, Minggu (21/12/2025).

Pengoperasian Pelabuhan Ciwandan selama periode Nataru tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Jenderal Bina Marga, serta Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Melalui SKB itu, Pelabuhan Ciwandan resmi ditetapkan untuk melayani kendaraan roda dua dan truk logistik mulai 19 Desember 2025 pukul 15.00 WIB hingga 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB.

Oong Ade HUT Gerindra

Penetapan tersebut menjadi dasar bagi Pelindo Regional 2 Banten untuk membuka layanan penyeberangan Nataru sekaligus mengoptimalkan seluruh fasilitas pendukung yang dibutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, Pelabuhan Ciwandan difokuskan untuk melayani kendaraan roda dua dan angkutan logistik sebagai bagian dari strategi nasional pengelolaan arus lalu lintas penyeberangan.

Upaya itu diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean di Pelabuhan Merak yang selama ini menjadi titik utama penyeberangan.

Untuk mendukung operasional tersebut, Pelindo Regional 2 Banten menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana, antara lain area penyangga (buffer area) bagi truk dan sepeda motor, tiga dermaga operasional, kapal tunda, suplai air bersih dan listrik, serta kesiapsiagaan pemadam kebakaran.

Selain itu, Pelindo juga berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam menyiapkan tenda posko pelayanan, water barrier, toilet portabel, musala sementara, jalur masuk khusus (toll gate) bagi truk dan motor, pembatas lalu lintas (tolo-tolo), bengkel darurat, serta ruang tunggu tambahan bagi pengguna jasa.

Dari sisi pelayanan, Pelindo Regional 2 Banten menyiagakan personel operasional secara penuh selama periode Nataru, baik untuk pengamanan maupun pelayanan informasi di lapangan.

Pemantauan operasional dilakukan secara real time guna memastikan respons cepat terhadap berbagai dinamika yang terjadi.

“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa menjadi prioritas utama kami. Pelindo Regional 2 Banten siap menyukseskan penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 dengan pelayanan yang optimal,” kata Benny menegaskan.***

Ade Hasbi HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien