Iklan Banner

SDN 1 Masigit Cilegon Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Murid Dialihkan di Rumah

DPRD Kota Serang HPN

 

CILEGON – Aktivitas belajar mengajar di SDN 1 Masigit, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, terpaksa dialihkan ke rumah masing-masing setelah banjir merendam ruang-ruang kelas sekolah tersebut.

Kepala SDN 1 Masigit, Jajat, mengatakan kebijakan pembelajaran dari rumah diambil usai pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindik) Kota Cilegon serta setelah dilakukan peninjauan lapangan oleh Wali Kota Cilegon.

“Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari rumah karena kondisi sekolah terendam banjir dan demi keselamatan siswa,” kata Jajat, Selasa (13/11/2026).

Ia menjelaskan, banjir dikhawatirkan membahayakan kesehatan siswa dan mengganggu efektivitas proses belajar, terutama bagi siswa kelas 1 hingga kelas 6.

“Kami khawatir anak-anak bermain air dan berisiko sakit. Pembelajaran juga tidak akan maksimal jika dipaksakan berlangsung di sekolah,” ujarnya.

Dedi Haryadi HUT Gerindra

Menurut Jajat, SDN 1 Masigit memang kerap terdampak banjir setiap musim hujan, khususnya pada Desember hingga Januari. Namun, banjir tahun ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu ketinggian air sekitar 50 sentimeter dan masih bisa ditangani. Tahun ini mencapai sekitar 80 sentimeter di ruang kelas,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar menyebut banjir terjadi akibat sejumlah faktor, di antaranya tingginya debit air dan pendangkalan sungai.

“Penyebabnya banyak faktor, yang pasti debit air tinggi dan pendangkalan kali,” kata Robinsar.

Ia memastikan pemerintah daerah akan kembali melakukan pengangkatan sedimen serta perawatan dan normalisasi sungai secara berkala untuk mencegah banjir berulang.

“Tahun ini akan kita angkat sedimennya lagi dan dilakukan perawatan serta normalisasi secara berkala,” ujarnya.***

HPN Dinkes Prokopim
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien