Hari Ketiga Mogok Kerja, Karyawan Dongjin Akhirnya Diajak Manajemen Berunding

 

CILEGON — Aksi mogok kerja karyawan PT Dongjin Indonesia masih berlanjut hingga hari ketiga, Rabu (14/1/2026).

Ratusan karyawan tetap bertahan dengan menduduki gerbang utama pabrik di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, sejak Senin (12/1/2026).

Mogok kerja tersebut dipicu belum dibayarkannya bonus akhir tahun yang menjadi hak karyawan.

Sejak aksi dimulai, aktivitas produksi perusahaan dilaporkan terganggu dan belum berjalan normal.

Di tengah aksi yang masih berlangsung, muncul perkembangan baru.

Perwakilan karyawan akhirnya diterima untuk melakukan perundingan dengan manajemen perusahaan setelah tiga hari melakukan aksi secara berkelanjutan.

Kesempatan dialog ini membuka harapan baru bagi para peserta mogok kerja agar tuntutan mereka dapat segera ditindaklanjuti.

Proses perundingan dipandang sebagai pintu awal penyelesaian konflik industrial yang terjadi.

Ketua Aksi Mogok Kerja PT Dongjin Indonesia, Bagus Dedi, membenarkan adanya pertemuan antara perwakilan karyawan dan manajemen yang difasilitasi atas dorongan pimpinan produksi.

“Ini hari ketiga Alhamdulillah sudah ada keputusan dari perwakilan para pemimpin produksi untuk duduk bersama memohon kepada manajemen bahwa hak kita di sini itu sudah patut, layak diberikan,” ujar Bagus, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, kekhawatiran terhadap terganggunya target produksi menjadi alasan utama dibukanya ruang negosiasi tersebut.

“Karena pikir mereka, ini akan menggangu produktivitas produksi, karena setiap bulan dituntut target produksi,” imbuhnya.

Bagus menambahkan, dampak mogok kerja dirasakan langsung oleh jajaran atasan di lini produksi sehingga mendorong diambilnya langkah cepat untuk berunding.

“Ini mengganggu sekali bagi atasan-atasan di produksi sehingga hari ini diambilah keputusan untuk bernegosiasi dengan pihak manajemen,” tegasnya.

Ia menjelaskan, perundingan diikuti oleh perwakilan dari berbagai unsur produksi, mulai dari kepala bagian hingga manajer produksi.

“Perwakilan di dalam itu diwakili oleh beberapa kepala produksi, teknisi, maintenance, kepala gudang kepala proses dan top manajer produksi,” jelasnya.

Bagus berharap perundingan tersebut dapat menghasilkan keputusan yang adil dan segera mengakhiri mogok kerja yang berlangsung.

“Mudah-mudahan hari ini ada keputusan yang positif, supaya hal ini tidak berlarut-larut,” pungkasnya. (*/ARAS)

Karang Taruna Gerem
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien