Ajak PPIH Ikhlas Bertugas, Sekjen Kemenhaj Pastikan Indikator Pelayanan
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Teguh Dwi Nugroho, mengajak seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 untuk menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan, demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji.
Hal tersebut disampaikan Teguh saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
“Indikator yang pertama tentu bagaimana jemaah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh para petugas,” ujarnya.
Selain kepuasan jemaah, Teguh menekankan pentingnya sikap ikhlas dan kesungguhan petugas dalam menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab yang diemban selama bertugas.
Ia juga mengingatkan bahwa para petugas harus memiliki kesiapan mental yang kuat, mengingat kondisi di Arab Saudi berbeda dengan di Tanah Air, terutama terkait cuaca yang panas dan situasi lapangan yang dinamis.
“Petugas tidak boleh mengeluh, meskipun menghadapi kondisi cuaca yang panas atau situasi yang berat di lapangan,” katanya.
Teguh menambahkan, petugas haji dituntut untuk tetap bersikap sabar dan profesional, termasuk ketika menghadapi jemaah yang menyampaikan permintaan dengan nada keras atau dalam kondisi emosional.
“Petugas harus tetap melayani dengan baik, tidak mudah marah, tidak gampang tersinggung, dan tetap menjaga sikap,” ujarnya.
Ia berharap melalui pembekalan tersebut, seluruh PPIH 2026 dapat menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi, menjunjung nilai pengabdian, serta mampu menghadirkan pelayanan haji yang humanis dan berkualitas bagi seluruh jemaah.***

