Wamenhaj Jelaskan Layanan Umrah One Stop Services, Jemaah Berangkat ke Tanah Suci via Asrama Haji
JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) tengah menyiapkan konsep layanan umrah terpadu one stop services yang dapat dipilih secara opsional oleh jemaah.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan konsep tersebut merupakan bagian dari pengembangan ekosistem layanan ibadah umrah.
Layanan ini termasuk pemanfaatan asrama haji sebagai pusat pelayanan awal keberangkatan.
“Opsional umrah one stop services atau melalui Asrama Haji, seperti yang kemarin saya jelaskan di Badan Legislatif (DPR RI), itu bicara tentang ekosistem ekonomi haji,” ujar Dahnil dikutip dari Instagram resmi Kementerian Haji dan Umrah RI @kemenhaj.ri Minggu (15/2/2026).
Ia menegaskan, umrah One Stop Service via Asrama Haji bukan kewajiban, melainkan pilihan tambahan bagi jemaah.
“Pada prinsipnya ini adalah pilihan layanan umrah yang bisa dipilih oleh jemaah. Jadi Kementerian sedang membangun konsep layanan umrah opsional,” katanya.

Menurut Dahnil, regulasi juga tetap memperbolehkan umrah mandiri karena pemerintah Arab Saudi membuka akses yang luas bagi jemaah internasional.
Namun negara tetap berperan memastikan keamanan layanan perjalanan, baik melalui biro perjalanan (travel) maupun mandiri.
“Umrah melalui travel harus dipastikan sertifikasinya layak dan aman agar tidak merugikan jemaah,” ujarnya.
Dalam konsep one stop services, jemaah akan menjalani seluruh proses awal di Asrama Haji sebelum berangkat, meliputi Manasik Umrah, pemeriksaan kesehatan, proses check-in penerbangan, pemberangkatan langsung ke bandara, dan penerbangan akan menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia.
“Seluruh proses dilakukan di Asrama Haji, kemudian langsung menuju bandara dan terbang,” kata Dahnil.
Ia menambahkan, model layanan tersebut diharapkan memberi kemudahan dan perlindungan lebih bagi jemaah.
“Penggunaan Asrama Haji sebagai basis umrah itu opsional. Ini menguntungkan, melindungi, dan memastikan kenyamanan jemaah,” ujarnya. (*/Nandi)


