Iklan Banner

Sepanjang 2025, Dana Pekerja Rentan yang Terhimpun Di Banten Capai Rp8 Miliar

Pandeglang Gerindra HUT

SERANG-BPJS Ketenagakerjaan mencatat, dana iuran yang terhimpun dari kepesertaan pekerja rentan di Provinsi Banten sekitar Rp8 miliar.

Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Banten Eko Yuyulianda mengungkapkan, sementara total manfaat yang telah dibayarkan kembali kepada peserta mencapai sekitar Rp20 miliar.

“Artinya, program ini benar-benar kembali ke masyarakat sebagai perlindungan. Tujuannya mencegah munculnya kemiskinan baru akibat risiko kerja,” kata Eko, Jumat (13/2/2026).

Lalu untuk data kepesertaan, hampir 5 ribu pekerja informal dan rentan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga Desember 2025.

Ia menargetkan, penambahan 5 ribu kepesertaan pekerja rentan sehingga mencapai 10 ribu kepesertaan pekerja akan masuk dalam program perlindungan pada tahun ini.

Agil HUT Gerindra

Hingga saat ini, ia mengungkapkan sekitar 6.600 anak di Banten tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui beasiswa program jaminan sosial ketenagakerjaan setelah orang tua mereka yang bekerja di sektor rentan mengalami musibah.

Kemudian dari sisi keterjangkauan, iuran program tergolong ringan, yakni Rp16.800 per bulan untuk pendaftaran mandiri.

Pemerintah juga memberikan stimulus potongan 50 persen sehingga iuran menjadi Rp8.400 per bulan dalam periode tertentu.

Bagi masyarakat yang belum mampu, kata dia, pemerintah daerah dapat melakukan intervensi pembayaran iuran agar perlindungan dapat segera aktif.

Berdasarkan kategori kepesertaan, ia mengungkapkan bahwa masih didominasi oleh sektor nelayan dan petani. Namun, perluasan kepesertaan mulai bergerak ke sektor lain.

“Termasuk pengemudi ojek yang jumlah pesertanya telah mendekati 1.000 orang. Diversifikasi sektor terus dilakukan agar jaminan sosial menjangkau lebih banyak jenis pekerjaan nonformal,” kata Eko.***

Rifki HUT Gerindra
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien