AHY Dukung Creative Hub di Banten, Siap Fasilitasi Ruang Ekonomi Kreatif untuk Generasi Muda
SERANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Banten saat bertemu dengan para penggiat Forum Ekonomi Kreatif (Fekraf) Banten di Kota Serang.
Pertemuan tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan AHY di Banten, khususnya di Kota Serang.
Sebelumnya, AHY menyempatkan diri menyapa masyarakat di sekitar Masjid Agung Kota Serang, berbuka puasa bersama warga, pelaku UMKM, serta para penjual takjil.
“Ini menuntaskan rangkaian kegiatan di Banten, khususnya di Kota Serang. Tadi kita menyapa masyarakat di sekitar Masjid Agung, berbuka bersama warga dan melaksanakan salat magrib berjamaah,” ujar AHY, Sabtu(21/2/2026).
Usai agenda tersebut, AHY melanjutkan kegiatan dengan berdiskusi bersama anak-anak muda dan para pelaku ekonomi kreatif yang tergabung dalam Forum Ekraf Banten di salah satu sentra kreatif di Serang.
Dalam dialog tersebut, para pelaku ekonomi kreatif menyampaikan aspirasi agar dihadirkan ruang-ruang kreatif atau creative hub, tidak hanya di Kota Serang, tetapi juga di berbagai kota lain di Banten.
Menurut AHY, ruang kreatif tersebut penting sebagai wadah berekspresi bagi generasi muda dalam berbagai subsektor ekonomi kreatif, mulai dari musik, seni lukis, fashion, hingga berbagai bidang lain yang termasuk dalam 17 subsektor ekonomi kreatif nasional.

“Mereka memiliki aspirasi agar hadir ruang-ruang yang bisa digunakan untuk mengekspresikan karya. Bisa musik, lukis, fashion, dan lain sebagainya. Pemerintah berupaya agar di setiap kota hadir creative hub, pusat yang menjadi jembatan kreativitas lintas generasi,” jelasnya.
AHY juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi langsung melalui video call dengan Menteri Ekonomi Kreatif untuk segera menjadwalkan pertemuan dengan para pelaku ekonomi kreatif Banten.
AHY menekankan bahwa ekonomi kreatif merupakan masa depan Indonesia, terutama di tengah tantangan berkurangnya ketergantungan terhadap sektor ekonomi berbasis sumber daya alam.
“Ketika pada saatnya kita tidak bisa lagi mengandalkan ekonomi yang sifatnya ekstraktif sumber daya alam, maka kita harus mengembangkan ekonomi berbasis kreativitas. Industri kreatif masih sangat terbuka ruangnya untuk tumbuh,” tegasnya.
Ia menambahkan, banyak negara dan kota maju di dunia yang telah sukses mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan ekonomi baru.
Sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY memastikan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan konektivitas, tetapi juga infrastruktur pendukung ekosistem kreatif.
“Kami akan mendorong agar infrastruktur dan fasilitas publik terus disiapkan. Bukan hanya untuk jalan dan jembatan, tapi juga ruang-ruang kreatif yang dibutuhkan generasi muda,” pungkasnya.
Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Transmigrasi serta Wakil Gubernur Banten yang mendengarkan langsung aspirasi para pelaku ekonomi kreatif.
Pemerintah berharap sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah dapat mempercepat terwujudnya creative hub di berbagai wilayah Banten.***


