Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Andra dan Dimyati Tinjau Pelabuhan Merak
CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah ikut meninjau kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (13/3/2026).
Keduanya turut mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara.
Tampak hadir dalam peninjauan tersebut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Prof. Teuku Faisal Fathani.
Rombongan meninjau sejumlah titik strategis di pelabuhan, terutama Terminal Eksekutif yang menjadi jalur utama penyeberangan kendaraan kecil dan penumpang pejalan kaki menuju Pulau Sumatra.
Selain itu, mereka juga mengecek kesiapan armada kapal yang akan melayani penumpang selama masa arus mudik.
Menko PMK Pratikno mengatakan peninjauan tersebut bertujuan memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat pada musim mudik tahun ini.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta orang, bahkan berpotensi meningkat saat realisasi di lapangan.
“Target kita tentu agar mudik berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat,” ujar Pratikno.
Ia menjelaskan puncak arus mudik diperkirakan mulai terjadi sekitar 18 Maret 2026, sementara arus balik diprediksi berlangsung pada akhir Maret.
Pemerintah berharap pergerakan masyarakat dapat tersebar lebih merata karena adanya akhir pekan, kebijakan kerja fleksibel bagi ASN, cuti bersama, serta libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.
Pratikno juga menekankan pentingnya kesiapan petugas dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan, termasuk faktor cuaca dan kondisi operasional pelabuhan.
“Kami mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi serta arahan petugas agar perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar,” katanya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan sejumlah langkah pengamanan telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan penumpang di kawasan pelabuhan.
Pemerintah menyiapkan penguatan fasilitas pendukung, termasuk penambahan zona penyangga (buffer zone) guna mengurai kepadatan kendaraan menuju pelabuhan.
Selain itu, sejumlah pelabuhan alternatif juga disiapkan jika terjadi antrean panjang di Merak.
“Alternatifnya antara lain melalui Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera serta pemanfaatan Jalan Lingkar Selatan Cilegon,” ujar Listyo.
Kapolri juga menekankan pentingnya keberadaan command center dan media center selama masa arus mudik untuk memastikan informasi kepada masyarakat dapat disampaikan secara cepat dan akurat.
“Yang terpenting adalah seluruh kebijakan bisa tersosialisasi secara luas kepada masyarakat,” katanya.***

