Wisata Anyer

Polda Banten Turunkan Detasemen Gegana Usut Kualitas Air di Lebak, Ini Hasil Sementara

LEBAK- Sebanyak tujuh sampel air dari sejumlah titik di Kabupaten Lebak dikumpulkan Polda Banten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pengambilan sampel dilakukan setelah petugas melakukan pengecekan awal terhadap kondisi air dan udara di sekitar lokasi.

Pemeriksaan berlangsung Selasa (15/9/2026) dan dilakukan Unit KBRN Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten di tiga lokasi.

Titik pemeriksaan berada di wilayah PT Citra Hydro Energi, Kecamatan Cibeber, serta Desa Pasir Gombong dan Desa Suwakan, Kecamatan Bayah.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan dengan menggunakan sejumlah peralatan untuk memperoleh gambaran awal mengenai kondisi lingkungan di lokasi.

“Pada ketiga lokasi tidak terdeteksi adanya konsentrasi gas yang mencapai atau melebihi ambang batas alarm atau sensor,” kata Maruli kepada Fakta Banten, Kamis (17/9/2026).

Petugas menggunakan X-Am 7000 untuk mendeteksi kondisi gas. Sementara pemeriksaan menggunakan Chempro X juga tidak menunjukkan adanya kenaikan bar.

Selain pemeriksaan terhadap udara, petugas mengambil sampel air untuk dilakukan pengukuran awal menggunakan kertas lakmus. Dari pemeriksaan tersebut, air di tiga lokasi menunjukkan pH 5.

Maruli mengatakan, hasil pengecekan awal menunjukkan kondisi udara di lokasi pengambilan sampel berada dalam keadaan aman.

Namun, kondisi air masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut karena hasil sementara belum memenuhi persyaratan sebagai air bersih.

“Untuk kualitas air, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang belum memenuhi persyaratan sebagai air bersih, sehingga air tersebut tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan kulit maupun untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Tujuh sampel yang telah dikumpulkan kemudian dibawa ke Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Banten.

Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mendapatkan hasil identifikasi yang lebih lengkap.

“Sampel yang telah diperoleh selanjutnya dibawa ke Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Banten untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut,” jelas Maruli.

Di tengah proses pemeriksaan tersebut, masyarakat yang berada di sekitar lokasi diminta untuk sementara mengurangi penggunaan air dari aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

Polda Banten juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak. Langkah tersebut diarahkan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap pH air sungai menggunakan pemeriksaan yang lebih akurat.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak agar dilakukan pengecekan ulang yang lebih akurat terkait pH air sungai,” kata Maruli.

Hasil pemeriksaan lanjutan terhadap sampel menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi air secara lebih menyeluruh. Karena itu, hasil pengukuran awal tersebut belum digunakan untuk menyimpulkan penyebab kondisi air di masing-masing lokasi. (*/Sahrul).

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien