Latihan Gabungan Militer 19 Negara di Banten, Anak-anak PAUD di Ciwandan Nampak Senang Sekolahnya Dikunjungi Tentara Asing
CILEGON – Suasana berbeda terlihat di PAUD Cendrawasih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Jum’at (25/9/2026).
Sejumlah anak PAUD tampak antusias menyambut kedatangan personel militer dari berbagai negara yang tengah mengikuti latihan gabungan di Provinsi Banten.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan edukasi yang dilakukan militer dari 19 negara ke sejumlah fasilitas kesehatan dan pendidikan di Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan.
Sekretaris PAUD Cendrawasih, Hani Sumiati mengatakan, para personel militer mengunjungi Posyandu Cendrawasih, PAUD Cendrawasih, hingga SDN Belumbang pada Jumat (25/9/2026).
Menurut Hani, kedatangan tentara dari berbagai negara itu mendapat sambutan antusias, terutama dari anak-anak PAUD yang melihat langsung personel militer asing.
“Mereka datang ke Posyandu Cendrawasih untuk melihat aktivitas kami,” katanya.
Di Posyandu Cendrawasih, para personel militer melihat berbagai kegiatan pelayanan, termasuk penimbangan bayi.
Hani menyebut posyandu tersebut dipilih sebagai salah satu lokasi kunjungan karena sebelumnya meraih juara kedua tingkat Provinsi Banten.
Sementara di PAUD Cendrawasih, para tentara memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai cara menggosok gigi yang baik dan benar.
Selain edukasi, mereka juga memberikan bantuan berupa kursi, meja, dan sembako untuk mendukung kegiatan di PAUD tersebut.
Keceriaan anak-anak semakin terlihat saat berinteraksi dengan para personel militer asing yang datang dalam rombongan tersebut.
Kunjungan juga dilakukan ke SDN Belumbang. Di sekolah tersebut, para personel militer memberikan edukasi mengenai Resusitasi Jantung Paru (RJP), yakni prosedur pertolongan pertama pada kondisi darurat untuk membantu menyelamatkan nyawa.
Hani mengatakan, kegiatan tersebut telah dipersiapkan sejak sekitar satu tahun lalu. Pihaknya menerima komunikasi langsung dari tim Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI terkait lokasi yang akan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan.
“Agenda ini dari Kemenhan langsung komunikasi dengan kami, termasuk lokasi-lokasi yang dikunjungi tentara dari 19 negara yang melakukan latihan gabungan di Indonesia,” ungkapnya.
Adapun personel militer yang berkunjung berasal dari Indonesia, Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, Tiongkok, India, Jepang, Laos, Malaysia, Myanmar, Selandia Baru, Filipina, Korea Selatan, Rusia, Singapura, Thailand, Timor-Leste, Amerika Serikat, dan Vietnam. (*/ARAS)

